Selesaikan Konflik Lahan, Pemkab Pasangkayu Kedepankan Persuasif

ekspossulbar.com, PASANGKAYU — Pemkab Pasangkayu terlibat aktif menyelesaikan sengketa lahan yang melibatkan beberapa masyarakat di Desa Polewali, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu. Dengan luas lahan yang disengketakan mencapai puluhan hektar.

Dalam menyelesaikan konflik lahan tambak ini, Pemkab Pasangkayu mengedepankan upaya-upaya persuasif. Pemkab pun telah membentuk tim khusus untuk penyelesaian konflik tersebut.

“Agar penyelesaian konflik bisa dilakukan secara kekeluargaan, dapat memuaskan semua pihak, serta tanpa menelan biaya yang mahal” sebut Wakil Bupati Pasangkayu Muhammad Saal, saat pertemuan dalam rangka penyelesaian konflik tersebut, Jumat 13 Juli.

BACA JUGA:  Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Atri Fadly: Semoga Skill yang Dipelajari Bisa Bermanfaat

Sambung dia, dalam menyelesaikan konflik ini, harus ada pendekatan-pendekatan kepada kedua belah pihak. Untuk membangun kesadaran mereka, agar penyelesaiannya bisa dilakukan secara baik.

“Mungkin melalui tim ini, kesadaran kedua belah pihak itu bisa dibangun. Jadi diagendakan pada pertemuan berikutnya kedua belah pihak bisa dihadirkan. Juga saya berharap kehadiran para unsur pimpinan Forkopimda” ujarnya.(has)