Dandim Beri Pengarahan Satgas TMMD

  • Bagikan
Dandim Beri Pengarahan Satgas TMMD

MAMASA, ekspossulbar.co.id –setelah resmi dibuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 112 TA 2021 oleh Bupati Mamasa pada 15 September 2021

Dandim 1428 Mamasa Letkol Inf Stevi Palapa langsung kelokasi pantau pelaksanaan TMMD sekaligus memberikan arahan kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) di Desa Banea Kecamatan Sumarorong Jumat ,17 Septermber 2021

Letkol Inf Stevi Palapa mengatakan, bahwa, menjalin silaturahmi dan kedekatan dengan warga sekitar lokasi TMMD sangat penting.

“berawal dari hal tersebut, tercipta hubungan serta komunikasi yang baik dengan warga sekitar,” Ungkap Dandim di Posko utama Desa Banea Jumat 17 September 2021.

Dandim menegaskan semua prajurit menjaga etika, membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat.

Tidak menginginkan dalam pelaksanaan TMMD ini ada kesan tidak baik di tengah tengah masyarakat.

Selain itu Stevi Palapa mengingatkan agar kegiatan fisik yang perlu di perhatikan adalah pekerjaan pelebaran jalan sekitar 4 kilometer, talud 90 meter, pembuatan Dekker, MCK dan Rahab gereja.

“Kegiatan ini tidak boleh lambat selesai, karena akan berakhir pada 15 Oktober, kita harus tepat waktu,” tegas Dandim.

Selain kegiatan fisik pada pelaksanaan TMMD, juga dilakukan kegiatan non fisik berupa penyuluhan.

Yaitu penyuluhan bela negara, 4 konsensus dasar Wasbang, Narkoba/HIV, pertanian, Hukum, Stunting, Posyandu, Posbindu PTM dan pemutaran film perjuangan.

Dandim berharap, melalui kegiatan ini kesejahteraan masyarakat dan pengelolaan pariwisata di desa itu bisa meningkat.

Selain itu, melalui kegiatan TMMD juga diharapakan bisa menjadi wadah silaturahmi bagi TNI-Polri dan masyarakat.

“Harapannya sinergitas TNI-Polri dan masyarakat tetap terbangun,” tandasnya.

Kepala Desa Banea, Thomas Tato mengaku tidak pernah menyangka kegiatan TMMD akan ditempatkan di desanya.

Menurutnya, kehadiran TMMD di Desa Banea sekaligus mewujudkan harapan masyarakat.

“Kami merasa bersyukur sebab harapan kami bisa menikmati infrastruktur jalan terwujud,” ujarnya.

Sebagai masyarakat terpencil Kecamatan Sumarorong, berharap pembangunan infrastruktur jalan menuju desanya bisa berkelanjutan.

“Setelah kegiatan ini, kami berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur jalan,” harapnya.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *