Sekkab Pasangkayu Minta Evaluasi Tenaga Pengajar SMPN Bambalamotu

  • Bagikan
Sekkab Pasangkayu Minta Evaluasi Tenaga Pengajar SMPN Bambalamotu

ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Sekkab Pasangkayu Firman, meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasangkayu melakukan evaluasi total terhadap tenaga pengajar di SMPN 1 Bambalamotu. Itu ditegaskannya saat melakukan monitoring di sekolah tersebut, Selasa 6 Agustus.

Ikut mendampinginya saat monitoring, Staf Ahli Andi Ilham, Plt. Kepala Bappeda Litbang Arhamuddin, sejumlah staf BKPPD, dan staf Dispora Pasangkayu.

Kata dia, evaluasi mesti segera dilakukan mengingat sejumlah permasalah timbul disana. Mulai dari tingkat kedisiplinan tenaga pengajar yang rendah, hingga adanya indikasi ketidak harmonisan antara tenaga pengajar dengan kepala sekolah (Kepsek).

Semua permasalahan itu dinilainya membuat proses belajar mengajar disana menjadi tidak efektif. Mengorbankan hak para siswa untuk mendapatkan pengajaran dan pembinaan secara baik dan maksimal.

“ Monitoring ini kami lakukan karena banyaknya laporan yang masuk. Jadi kami ingin melihat apakah masing-masing elemen di sekolah ini telah menjalankan tugasnya dengan baik atau tidak. Seperti komite sekolah, kepala sekolah dan para guru. Jangan permasalahan yang timbul kemudian mengorbankan para siswa. Kami tidak akan segan-segan mencopot para guru yang tidak disiplin” tegasnya.


Sambung dia, evaluasi total dimaksudkan tidak hanya terhadap tingkat kedisiplinan tenaga pengajar, tapi untuk menggali akar persoalan yang timbul disekolah itu. Termasuk pemetaan jumlah tenaga pengajar dan kelengakapan sarana dan prasarana sekolah.


“ Pengelolaan dana BOS disana juga harus dilihat dan dievaluasi, apakah sudah dilakukan secara transparan dan tepat sasaran atau tidak. Jangan sampai itu yang menjadi pemicu renggangnya hubungan guru dengan kepala sekolah” sebutnya.


Staf Ahli Pemkab Pasangkayu Andi Ilham menambahkan, untuk menjamin kelancaran proses belajar mengajar di SMPN 1 Bambalamotu, pihak pengawas sekolah mesti rutin melakukan monitoring disana. Kemudian Kepsek juga diminta tegas terhadap para tenaga pengajar yang tidak disiplin.


“ Kasian siswa-siswa, kalau tidak mendapatkan pembelajaran secara maksimal. Memang harus ada langkah tegas agar permasalahan terselesaikan dan tidak terulang lagi kedepan” pungkasnya.(has)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *