Sambung dia, perlu diketahui bahwa program kampung KB, bukan sebatas program pembatasan kelahiran anak, tapi lebih kepada program pemenuhan kebutuhan serta pembinaan karakter anak.
Olehnya kesuksesan kampung KB harus dilakukan secara keroyok. Terbangun integrasi dan kolaborasi semua stakeholder. Tidak hanya dijalankan oleh oleh Dinas P2KBP3A tapi semua OPD harus terlibat didalamnya. Seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR dan OPD lainnya.
” Program ini menyentuh semua segi kehidupan masyarakat, mulai dari pemenuhan kebutuhan kesehatan dan gizi anak, pemenuhan pendidikan, sanitasi, infrastruktur, perumahan dan kebutuhan lainnya. Jadi harus semua OPD terlibat didalamnya. Agar didalamnya terbentuk karakter dan mental generasi bangsa yang unggul” pungkasnya.(has)