Pada kegiatan pasar murah kali ini, tersedia sekitar 2 ton beras Sinar Madina dari distributor lokal, serta 1 ton beras dari Bulog. Selain itu, telur yang dijual cepat habis hanya dalam waktu kurang dari setengah jam. Disediakan juga ayam potong serta sejumlah bahan pokok lainnya.
“Harga seluruh bahan pokok di pasar murah ini dijual lebih murah 20 hingga 30 persen dari harga pasar,” ungkapnya.
Waris menambahkan, masyarakat sangat antusias. Minyak goreng, terigu, dan gula yang disediakan oleh Bulog laris terjual. Selain itu, bantuan pangan juga telah disalurkan.
“Pekan lalu, di Kabupaten Majene, penyaluran bantuan dilakukan oleh Pimpinan Cabang Bulog Polman,” katanya.
Ia berharap penyaluran beras SPHP yang berlangsung hingga Desember, serta bantuan pangan sampai Juli ini, dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Ini bukti bahwa pemerintah hadir melalui Bulog sebagai perpanjangan tangan dalam menjaga kestabilan harga pangan di pasaran,” pungkasnya. (rls/*)