Ia menambahkan selama ini mitra Bulog hanya pesan beras beberapa ton langsung datang, namun sekarang melalui aplikasi.
“Saya sangat mengharapkan jangan sekali-kali beras ini di campur atau dioplos. Kapan ketahuan akan berurusan dengan Satgas Pangan,”tegas Waris.
Salah satu contohnya beras Medium dicampur dengan beras Premium.
“Kedua jangan menimbun karena dibatasi maksimal 1 sampai 2 ton saja diperbolehkan membeli. Jadi Bulog Polman menanungi Majene dan Mamasa serta Bulog Mamuju menaungi Mateng dan Pasangkayu sudah sosialisasi,” bebernya.
Selain itu, dia berharap dengan penyaluran beras SPHP bisa menurunkan harga beras di pasaran.(rls)