Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN, Penanganan Anak Tidak Sekolah Turut Diperkuat
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 28 menit yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Penguatan literasi digital menjadi salah satu langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan misi Pancadaya Gubernur Suhardi Duka untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Upaya ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kecakapan teknologi, tetapi juga membekali generasi muda agar lebih waspada terhadap penipuan digital, sekaligus memperluas akses pendidikan bagi anak yang tidak lagi bersekolah.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Pemprov Sulbar bersama Kaizen Collaborative Impact (Yayasan Cipta Manusia Indonesia) meluncurkan program Scam Ready ASEAN pada Selasa, 20 Oktober 2026 lalu.
Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom dan diikuti langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka, didampingi Muhammad Nehru Sagena. Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan beasiswa pendidikan secara simbolis kepada perwakilan anak tidak sekolah (ATS) binaan pemerintah daerah di ruang kerja gubernur.
Kepala Disdikbud Sulbar, Nehru, mengatakan program Scam Ready ASEAN bertujuan meningkatkan kewaspadaan dan ketahanan pelajar, guru, serta masyarakat dalam menghadapi penipuan digital dan berbagai ancaman keamanan di ruang daring.
“Program ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan dan ketahanan pelajar, guru, serta masyarakat dalam menghadapi penipuan digital dan berbagai ancaman keamanan di ruang daring,” kata Nehru, Kamis (22/10/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan kelanjutan kerja sama Pemprov Sulbar dan Kaizen Collaborative Impact yang telah terjalin melalui nota kesepahaman pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Peluncuran program itu juga turut melibatkan Disdikbud Sulbar, kepala sekolah SMA/SMK, perwakilan guru dan siswa, serta pemangku kepentingan terkait. Selain pengenalan program, kegiatan juga diisi dengan edukasi awal mengenai penipuan digital.
Menurut Nehru, rangkaian kelas Scam Ready ASEAN di Sulawesi Barat direncanakan mulai November 2026 mendatang. Program ini melanjutkan upaya penguatan literasi digital yang sebelumnya dilakukan melalui AI Ready ASEAN.
- Penulis: Ekspos Sulbar

