Rakor Komisi II DPRD Sulbar, DKP Paparkan Realisasi dan Potensi PAD 2026
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 24 menit yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Pengelolaan anggaran bukan hanya soal seberapa besar anggaran yang terserap, tetapi juga seberapa besar manfaat dan kontribusi yang mampu dihasilkan bagi pembangunan daerah. Semangat tersebut menjadi salah satu fokus dalam Rapat Koordinasi Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Senin (31/8/2026), turut mendukung arah pembangunan yang dijalankan oleh kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka bersama Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, khususnya dalam memastikan pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, transparan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rapat dipimpin Anggota DPRD Sulbar Sulfakri Sultan bersama Firman Argo, dan dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat Safaruddin, S.DM, bersama staf fungsional Perencana Ahli Muda. Turut hadir Dinas Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sulawesi Barat.
Dalam rapat tersebut, masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menyampaikan perkembangan pelaksanaan program, termasuk realisasi anggaran, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), target PAD, potensi PAD Tahun 2026, serta berbagai kendala yang masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan kegiatan.
Bagi sektor kelautan dan perikanan, PAD menjadi salah satu aspek penting yang terus dioptimalkan melalui pemanfaatan dan pengelolaan sejumlah unit layanan yang memiliki potensi penerimaan daerah.
Pada DKP Provinsi Sulawesi Barat, terdapat lima unit kerja yang menjadi target PAD, yaitu UPTD BBIP Poniang, Pelabuhan Perikanan Palipi Majene, Pelabuhan Perikanan Banggae Majene, Pelabuhan Perikanan Kasiwa Mamuju, serta Pabrik Es Sumare Mamuju.
Berdasarkan pemaparan dalam rapat, realisasi PAD dari lima unit kerja tersebut hingga Agustus 2026 telah mencapai 49,48 persen. Capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat perkembangan penerimaan sekaligus mengidentifikasi ruang peningkatan potensi PAD hingga akhir tahun anggaran.
- Penulis: Ekspos Sulbar

