Asistensi APBD 2020, Sekkab Pasangkayu Tegaskan Program Preoritas Bupati.

ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Penyusunan Ranperda APBD 2020 kini tengah berlangsung ditingkat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tengah memasuki tahapan asistensi. Proses asitensi yang berlangsung di kantor BPKAD Pasangkayu, Kamis 22 Agustus, dipimpin langsung oleh Sekkab Firman.

Dalam kesempatan itu, ada beberapa penegasan yang disampaikan oleh Firman, terkait dengan program preoritas Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu. Ia meminta prumusan program OPD benar-benar mengacu pada agenda Nawa Jiwa (sembilan program pokok) dan memegang prisip money follow program.

Ada beberapa yang menurutnya butuh perhatian APBD 2020 yang berkaitan dengan program preoritas Pemkab. seperti upaya mengatasi masalah kekeringan yang melanda persawahan disejumlah wilayah Pasangkayu yang rutin tiap tahun terjadi.

BACA JUGA:  Penataan Pasar Desa sebagai Upaya Mengokohkan Pilar Kebangsaan

“ Kalau memang perlu upaya pompanisasi kenapa tidak dilakukan itu. Kalau bisa melalui APBD tidak usah menunggu anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus). Bupati menginginkan pengairan persawahan tidak mengalami masalah” tegasnya.

Selain itu, Ia juga menyinggung soal maksimalisasi PAD di Dinas Perikanan dan Kelautan melalui penyewaan ekskavator yang akhir-akhir ini menjadi sorotan. Ia meminta pengelolaan alat bantuan Presiden RI itu dilakukan dengan baik. Penetapan target harus berdasarkan hitung-hitungan yang real berdasarkan petunjuk teknis yang ada.

BACA JUGA:  Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Mamuju Jelang Idul Adha Tembus 448 Orang

“ Penyewaan ekskavator ini harus betul-betul tepat sasaran. Teman-teman di Dinas Kelautan harus menghitung secara pasti berapa target yang bisa ditetapkan. Karena semua sudah ada petunjuk teknisnya” imbuhnya. (has)