‘ Ke Desa Ki’, Angkat Budaya Suku Da’a

PASANGKAYU– Proyek perubahan ‘ Ke Desa Ki’ yang digagas oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfopers) Pasangkayu, Suri Fitriah kini menyasar wilayah terluar, yakni Dusun Uesuba, Desa Pakava, Kecamatan Pasangkayu Minggu 12 Juni.

Merupakan desa ketiga dari proyek perubahan itu, sekaligus sebagai desa terakhir.

Mengapa menyasar wilayah terluar? Sebab, dinilai beberapa wilayah terpencil seprti Desa Pakava, masih terisolir dalam akses informasi. Baik secara langsung maupun via media sosial. Masih sekira 30 persen wilayah Pasangkayu belum tersentuh jaringan internet.

BACA JUGA:  Plt Pemkesra Dampingi Gubernur Sulbar Terima Audiensi Komite DOB Balanipa

” Program ‘ Ke Desa Ki’ ini sangat penting dilakukan dengan sasaran masyarakat yang tinggal di pelosok yang belum bisa mengakses baik berita dan informasi. Sehingga kegiatan pembangunan yang dibiayai oleh pemerintah tidak tersampaikan ke masyarakat terluar seperti di Uesuba ini” terang Suri Fitiriah.

Program ‘ Ke Desa Ki” mengangkat budaya dan kearifan lokal masyarakat Uesuba yang mayoritas didiami oleh suku Da’a. Melalui pertunjukan tarian budaya Motaro khas suku Da’a. Selain itu juga memberikan edukasi, sehingga lebih selektif dalam menerima informasi.