MTQ ke IX Dimulai, 12 Kecamatan di Pasangkayu Berkompetisi

PASANGKAYU,ekspossulbar.co.id– Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke IX tingkat Kabupaten Pasangkayu dimulai. Berlangsung di Kecamatan Sarudu. Mengangkat tema ‘ melalui musabaqah tilawatil quran tingkat Kabupaten Pasangkayu, kita tingkatkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai quran menuju Pasangkayu yang lebih sejahtera, maju dan bermartabat’.

Dibuka langsung oleh Bupati Yaumil Ambo Djiwa, Minggu 6 Maret. Hadir pula Wakil Bupati Herny Agus, Ketua LPTQ Firman, unsur pimpinan Forkopimda, serta para kepala OPD.

Sebanyak 12 kafilah dari 12 kecamatan di Pasangkayu berkompetisi memperebutkan piala bergilir dalam event dua tahunan itu. Total peserta sebanyak 338 orang. Masing-masing kafilah bertekad mengukuhkan diri sebagai pemenang.

BACA JUGA:  BNPT - FKPT Sulbar Gelar Smart Bangsaku Bersatu Indonesiaku

” Ada 17 cabang lomba yang dipertandingkan dalam MTQ ke IX. Kita patut berbangga pada tahun 2021 qari-qariah Pasangkayu mewakili Sulbar di MTQ tingkat nasional” lapor Ketua Panitia Murfin Djamaluddin.

Bupati Yaumil berharap kegiatan MTQ bukan hanya sekedar program rutin semata, tapi mampu menkristalisasi nilai-nilai quran dihati setiap umat islam di Pasangkayu. Ia meminta dewan hakim melakukan penilaian secara objektif, jujur, dan amanah.

BACA JUGA:  Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Mamuju Jelang Idul Adha Tembus 448 Orang

” Diharapkan mampu melahirka generasi qurani, sehingga nanti bisa membanggakan Pasangkayu ditingkat regional dan nasional” harap bupati.

Sambung bupati, pelaksanaan MTQ juga bagian dari upaya mendukung realisasi sembilan program aksi yang dicanangkannya, terkhusus pada program Cinta Mesjid Cinta Al quran (CMCA) dan program program satu desa satu tahfizh.

Sementara Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Pasangkayu Firman menyampaikan pelaksanaan MTQ dari waktu ke waktu di kabupaten paling utara Sulbar ini menunjukan perkembangan yang menggembirakan. Sejak tahun 2019 silam, semua kafilah telah menggunakan qari-qariah lokal.

BACA JUGA:  Askary Nakhodai Perbakin Mamuju Tengah Periode 2023-2027

” Kita memiliki potensi dan talenta yang luar biasa. Kita tidak lagi menggunakan pemain impor. Kami terus berharap ide dan gagasan dari semua pihak untuk perbaikan pelaksanaan MTQ dari waktu ke waktu” ungkap Sekkab Pasangkayu itu.(*/)