Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Pertama di Indonesia, Jabar Luncurkan Forum Energi Daerah

Pertama di Indonesia, Jabar Luncurkan Forum Energi Daerah

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Forum Energi Daerah  Provinsi Jawa Barat Resmi dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 31/kep-9/DESDM Tahun 2023 tentang Forum Energi Daerah Provinsi Jawa Barat, yang ditetapkan 12 Januari 2023.

Forum berisi stakeholders lintas sektoral di bidang sumber daya energi yang berupaya mengakselerasi transisi energi ke Energi Baru Terbarukan (EBT).

Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengemukakan, hal utama dibentuknya Forum Energi Daerah (FED) Jabar adalah sinergisitas, karena itu FED Jabar berisi unsur Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintahan, dan Media (ABCGM).

“Komitmen bersama kita sangat penting untuk mencapai target-target yang harus dicapai,” ucap Sekda Setiawan saat menjadi salah satu narasumber pada acara Peluncuran dan Diseminasi Forum Energi Daerah Jawa Barat di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Rabu (14/6/2023).

Forum ini juga menjadi wadah menampung isu-isu strategis di bidang sumber daya energi, yang kemudian akan dibahas dengan berbagai sudut pandang untuk memberikan masukan bagi kebijakan yang sesuai dengan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) serta selaras dengan kebijakan energi nasional.

“Forum Energi Daerah mengemban tugas mewujudkan perencanaan dan pengelolaan energi lintas sektoral yang sinergis dan terintegrasi dalam mewujudkan tujuan serta target rencana pembangunan energi daerah Provinsi Jawa Barat,” kata Setiawan. “Sebenarnya kita (Jabar) sudah on the track tentu saja ujungnya adalah untuk pelayanan publik,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, lanjut Setiawan, digitalisasi yang mewarnai berbagai sektor kehidupan, maka perlu dijadikan salah satu instrumen terkait dengan akselerasi pencapaian target-target pembangunan di sektor energi.

“Tahun 2060 kita ingin mencapai zero emission , artinya mulai sekarang kita harus menyiapkan itu,” ujarnya.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, setelah ditetapkan Undang-Undang Energi Nomor 30 Tahun 2007, DEN merancang Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah No 79 Tahun 2014 sehingga kebijakan pengelolaan energi di Indonesia memiliki arah dan tujuan yang jelas.

Sesuai dengan pasal 18 UU No 30 Tahun 2007, pemerintah daerah diwajibkan untuk menyusun Rencana Umum Energi Daerah Provinsi dalam bentuk peraturan daerah yang mengacu kepada rencana umum energi nasional.

“Untuk mewujudkan itu diperlukan sinergisitas antara pemerintah daerah dan pusat,” ucap Satya.

Sementara itu di dalam KEN terdapat kebijakan utama mulai dari ketersediaan, prioritas pengembangan energi, pemanfaatan sumber daya energi nasional, dan cadangan energi nasional.

Kemudian terdapat kebijakan pendukung, di antaranya konservasi energi, lingkungan hidup, juga mencangkup masalah harga, subsidi, insentif energi, infrastruktur dan akses energi, penelitian dan pengembangan serta kelembagaan dan penandaan.

“Diharapkan dalam kebijakan tersebut dapat berkontribusi pada daerah sebagai penggerak pembangunan, sumber lapangan kerja dan penerimaan daerah,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, DEN juga mengapresiasi kemajuan capaian bauran energi Jabar yang telah melebihi target,  yaitu 23,4 persen dari target 20,10 persen.

Satya mengapresiasi pula pembentukan Forum Energi Daerah (FED) Jawa Barat sebagai FED pertama di Indonesia.

“Forum Energi Daerah ini merupakan forum komunikasi stakeholders lintas sektor (ABCGM) yang sinergis dan terintegrasi untuk mengakselerasi transisi energi Jabar,” ujar Satya.

Sementara itu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih menyebut, Forum Energi Daerah Jabar mempunyai peran strategis dalam mendukung transisi energi untuk pembangunan berkelanjutan.

FED akan mengemban tugas mewujudkan suatu perencanaan dan pengelolaan energi lintas sektoral yang sinergis dan terintegerasi dalam mewujudkan tujuan serta target rencana umum energi daerah Provinsi Jabar.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengejar target Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) pada 2030 untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen dengan upaya sendiri, dan sebesar 43,20 persen dengan dukungan internasional.

“Tentunya menjadi tanggung jawab dan tugas kita bersama untuk menangkap isu global dan nasional ini serta mengupayakan dan menyokong target-target tersebut melalui fasilitasi program terkait,” pungkas Ai Saadiyah.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembilan Pelaku Bom Ikan Diamankan Polisi

    Sembilan Pelaku Bom Ikan Diamankan Polisi

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 363
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sembilan orang nelayan diamankan Polresta Mamuju akibat penggunaan bom ikan di Kepulauan Balabalakang. Penangkapan tersebut, saat Polairud Polresta Mamuju melakukan patroli laut di kawasan pulau Balabalakang. Kapal yang digunakan pelaku sedang bersandar di Dusun Durian. Polisi dengan sigap mengamankan barang bukti berupa bahan peledak yang digunakan pelaku. “Bahan peledak yang digunakan itu dijual […]

  • Tingkatkan Kemandirian Fiskal, BPKPD-Dinas Koperindag Sulbar Bahas Strategi Optimalisasi PAD

    Tingkatkan Kemandirian Fiskal, BPKPD-Dinas Koperindag Sulbar Bahas Strategi Optimalisasi PAD

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 155
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus menata strategi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar senantiasa mengalami peningkatan. Hal ini berdasarkan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta upaya meningkatkan PAD. Upaya tersebut […]

  • Bupati Pasangkayu Terima Kunjungan Kepala Kejati Sulbar

    Bupati Pasangkayu Terima Kunjungan Kepala Kejati Sulbar

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 648
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Kepala Kejati Sulbar Johny Manurung dan rombongan menyambangi Kabupaten Pasangkayu, Jumat 16 Oktober. Ikut menyertai Aspidum Kejati Sulbar Aswad Zamroddin Hakim, Kasubag Protokoler Kejati Sulbar Nasrah, Ketua IAD Sulbar Maria Herlina Manurung, Kepala Kejari Pasangkayu Imam MS Sidabutar, Kasi Datun Kejari Pasangkayu Jul Indra Nasution, serta seluruh staf dan jajaran Kejari Pasangkayu. Kepala Kejati […]

  • Anggota Watimpres Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Berziarah ke Makam Eril

    Anggota Watimpres Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Berziarah ke Makam Eril

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 219
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama istri Atalia Atalia Praratya kamil dampingi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Muhammad Luthfi bin Yahya berziarah ke makam Emmeril Kahn Mumtadz Eril di Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (19/6/2022) Habib Luthfi hadir di lokasi pemakaman sekitar pukul 14.00 WIB. Kehadiran Habib Luthfi juga bersamaan dengan hadirnya masyarakat […]

  • Lepas Program Mudik Gratis, Ridwan Kamil: Selamat Mudik, Selamat Sampai Tujuan

    Lepas Program Mudik Gratis, Ridwan Kamil: Selamat Mudik, Selamat Sampai Tujuan

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas program Mudik Gratis Pemda Provinsi Jawa Barat di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Minggu (16/4/2023). Dalam kegiatan tersebut, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– memastikan perjalanan mudik tahun ini di wilayah Jawa Barat lebih lancar karena ada ratusan posko mudik untuk menjaga arus lalu lintas. ”Selamat mudik, didoakan […]

  • Bupati Pasangkayu Resmikan Ponpes di Ako

    Bupati Pasangkayu Resmikan Ponpes di Ako

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 486
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa meresmikan pembangunan pondok pesantren (ponpes) Ashabul Kahfi sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan mesjid Ali Imran di Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu, Senin 31 Agustus. Hadir para pengurus yayasan pesantren dan unsur pimpinan Forkopimda. Bupati Agus mengaku bangga dengan peresmian pasantren dan pembangunan mesjid tersebut. Sebagai wadah mencetak generasi Islami […]

expand_less