Bedah Buku “SDK Mendayung dari Hulu”: Mengupas Perjalanan Politik Suhardi Duka

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka saat diwawancara asejumlah media di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulbar, Jalan Martadinata, Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju, 30 Juni 2025.

“Yang ingin saya sampaikan dalam buku ini. Suhardi Duka anak rakyat. Anak biasa. Tidak ada yang bisa diandalkan. Saya tidak bisa mengandalkan nama keluarga saya. Bapak saya pegawai kecil dan petani, ibu saya petani. Saya bukan bangsawan, bukan orang kaya.  Artinya siapapun anda, Anda bisa jadi Gubernur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulbar, Khaerudin Anas mengatakan bahwa buku ini mendapat respons positif dari Perpusnas karena sarat dengan nilai-nilai perjuangan, semangat pantang menyerah, dan inspirasi kepemimpinan yang lahir dari kalangan biasa.

“Yang kedua, selain mendorong indeks literasi kita kita juga berharap bahwa akan muncul pemimpin-pemimpin baru dari generasi muda yang memiliki semangat juang seperti yang ditulis dalam buku ini yang tentu sangat menarik dari perjalanan dari bapak Suhardi Duka,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kapolda Sulbar Kagum dengan Sandeq Silumba 2025: Momentum Bangkitnya Pariwisata Lokal

Buku tersebut juga di kirim ke Perpusnas dan menjadi buku koleksi di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Ada satu satu kutipan yang menarik perhatian Perpusnas kata Khaerudin Anas: Kalau kau jatuh, cepat-cepatlah kau bangkit, jangan tunggu orang untuk kasih berdiri kau .

“Dan bagi yang ingin menjadi politisi handal, salah satu yang menarik beliau katakan dalam buku ini : Politik bukan ruang gelap, tetapi bisa dihitung “. Bayangkan ini seorang maestro politik bertangan dingin sudah menuliskan itu,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pelatihan Digital Marketing UMKM 2025: Analitik dan Optimasi Bisnis Dukung Quick Wins Sulbar Berdaya

“Menarik buku ini, saya tidak memuji buku ini tetapi terus terang Perpusnas menganggap bahwa buku ini sangat inspiratif bahkan diharapkan kepada kami untuk bisa memperbanyak tidak hanya untuk di Sulbar tapi juga untuk diedarkan ke provinsi lain,” tambahnya.

Olehnya, Khaerudin Anas berharap agar buku tersebut dapat dibaca oleh kalangan generasi muda karena banyak mengandung motivasi dan dapat menjadi inspirasi dalam perjalanan hidup. (Rls)