Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Rusaknya Moral di Tengah Bebasnya Media Sosial dan Meningkatnya Perselingkuhan

Rusaknya Moral di Tengah Bebasnya Media Sosial dan Meningkatnya Perselingkuhan

  • account_circle Chamar
  • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
  • comment 0 komentar

DALAM era digital yang serba cepat saat ini, media sosial kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook mempermudah komunikasi, menyebarkan informasi, hingga membentuk komunitas. Namun, di balik manfaatnya, media sosial juga membuka ruang yang luas bagi kerusakan moral, salah satunya melalui normalisasi gaya hidup bebas dan meningkatnya kasus perselingkuhan.

Bebas tapi tak bertanggung jawab

Kebebasan berekspresi di media sosial sering kali disalahartikan sebagai kebebasan tanpa batas. Konten-konten yang menyuguhkan gaya hidup hedonis, hubungan tanpa komitmen, dan pamer kemesraan di luar batas wajar semakin mudah diakses, bahkan oleh anak di bawah umur. Fenomena ini perlahan mengikis batas-batas etika, norma, dan nilai yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat.

Media sosial, yang awalnya dimaksudkan untuk mempererat koneksi antarindividu, kini justru kerap menjadi pemicu konflik dalam hubungan. Melalui fitur pesan pribadi, peluang untuk menjalin hubungan diam-diam semakin besar. Perselingkuhan yang dulunya sulit dilakukan, kini dimudahkan oleh teknologi. Banyak kasus menunjukkan bahwa hubungan gelap bermula dari interaksi ringan di media sosial yang terus berkembang menjadi keterikatan emosional dan fisik.

Perselingkuhan sebagai fenomena “normal” baru?

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, fenomena perselingkuhan kini mulai dianggap sebagai hal biasa. Di mana media sosial, banyak konten yang justru mempromosikan atau bahkan memparodikan perselingkuhan seolah-olah itu bukan pelanggaran moral. Diamana influencer atau tokoh publik yang terlibat dalam skandal pun sering kembali mendapat sorotan dan popularitas, bukan sanksi sosial. Ketika pelanggaran moral tak lagi diberi sanksi, maka pesan yang sampai ke masyarakat adalah: “tidak apa-apa melakukan kesalahan, asal viral.”

Pendidikan moral yang tertinggal

  • Penulis: Chamar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Smartphone untuk Para Gamer, Redmi K40 Gunakan Chipset MediaTek Dimensity 1200

    Smartphone untuk Para Gamer, Redmi K40 Gunakan Chipset MediaTek Dimensity 1200

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 139
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tren industri gadget makin tumbuh, utamanya di smartphone. Salah satu vendor asal cina Xiaomi menghadirkan Ponsel Redmi K40 Gaming Edition. Setelah dirumorkan sejak beberapa bulan yang lalu, Redmi K40 Gaming Edition resmi meluncur sebagai ponsel gaming pertama dari Redmi. Dilangsir dari Gizmochina, smartphone gaming Bruce Lee edisi khusus ini sebenarnya sempat diejek beberapa […]

  • DLH Sulbar Tanggapi Masalah Sampah di Bahu Jalan Poros Tobadak, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu di Kabupaten

    DLH Sulbar Tanggapi Masalah Sampah di Bahu Jalan Poros Tobadak, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu di Kabupaten

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 114
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyikapi keluhan masyarakat terkait tumpukan sampah di bahu jalan poros Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, yang menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan. DLH Sulbar menyampaikan keprihatinan sekaligus komitmen untuk turut berperan dalam mencari solusi bersama pemerintah daerah setempat. Kepala DLH Sulbar, Zulkifli […]

  • Yaumil Ambo Djiwa Zikir Bersama Masyarakat Kalola

    Yaumil Ambo Djiwa Zikir Bersama Masyarakat Kalola

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 220
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Pembangunan mental spritual turut menjadi perhatian sesepuh Kabupaten Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa. Rabu 8 Januari, inisiator sekaligus penggagas pembentukan Kabupaten Pasangkayu itu zikir bersama ratusan masyarakat Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu.Yaumil mengatakan zikir bersama itu sebagai ajang mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Sekaligus sebagai ajang silaturahim antar sesama. “ Zikir bersama ini sebagai […]

  • Hari Keempat Pendaftaran PKD, Jumlah Pendaftar Capai 80 Orang

    Hari Keempat Pendaftaran PKD, Jumlah Pendaftar Capai 80 Orang

    • calendar_month Rab, 18 Jan 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Sejak dibuka sejak 14 Januari lalu, jumlah pendaftar Panwaslu Kelurahan atau Desa (PKD) hingga hari keempat sudah mencapai 80 orang. Ketua Bawaslu Pasangkayu Ardi Trisandi, menyampaikan, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Pokja Pembentukan Panwaslu Kelurahan/Desa di masing-masing Kecamatan bahwa untuk Kecamatan Sarjo 5 pendaftar, kemudian Kecamatan Bambaira 5 pendaftar. Selanjutnya, di Kecamatan Bambalamotu 11 […]

  • SPBM

    Dissos Sulbar Dukung Evaluasi dan Penguatan SPMB

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 117
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Sosial (Dissos) Sulbar, Andi Yakub menghadiri Rapat Laporan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Aula Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Kamis (16/10/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Disdik Sulbar itu bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan SPMB tahun pelajaran 2025 serta membahas langkah tindak lanjut guna meningkatkan transparansi dan efektivitas […]

  • Peran Istri Kapolda Sulbar di Balik Sukses Adinda Putri Pawan Tembus 16 Besar Puteri Indonesia 2025

    Peran Istri Kapolda Sulbar di Balik Sukses Adinda Putri Pawan Tembus 16 Besar Puteri Indonesia 2025

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 244
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Nama Adinda Putri Pawan tengah menjadi sorotan setelah berhasil menembus 16 besar ajang bergengsi Puteri Indonesia 2025. Perwakilan dari Sulawesi Barat ini tidak hanya membanggakan daerahnya melalui prestasi, tetapi juga tampil memukau di panggung nasional. Di balik kesuksesan Adinda, terdapat sosok penting yang memberikan dukungan besar sejak awal, yaitu Miranti Adang Ginanjar, […]

expand_less