“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga berkontribusi pada kebutuhan dasar masyarakat, yaitu pangan. Ini adalah kerja nyata mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Kegiatan penanaman jagung ini rencananya akan terus digelar secara berkala setiap kuartal, dengan melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat sekitar, guna menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan langkah ini, Polda Sulbar menegaskan bahwa keberadaan Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai penggerak kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan. (*)