Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengapresiasi sambutan hangat Pemprov Sulbar. “Sulbar dikenal sebagai salah satu daerah yang berkembang berkat transmigrasi. Namun, program kami kini tak hanya soal pemindahan penduduk, melainkan membangun kawasan ekonomi berbasis komoditas ekspor,” tegasnya.
Ia menyatakan, kunci sukses pembangunan adalah peningkatan SDM. “Bulan depan, kami akan mengirim 105 peneliti yang terbagi dalam 21 tim untuk memetakan potensi Sulbar, mulai dari pertanian, perikanan, peternakan, hingga pariwisata. Hasilnya akan menjadi panduan bagi investor,” ucapnya.
Menteri juga memperkenalkan program Transmigrasi Gotong Royong, sebagai implementasi Inpres No. 50 Tahun 2018. “Pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi bukan hanya tanggung jawab daerah, tetapi kolaborasi dengan Kementerian PUPR,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. “Dengan investasi yang masuk, masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Rls)