Inspektorat Sulbar Gelar Sosialisasi dan Coaching Clinic Pengisian Kertas Kerja Manajemen Risiko
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Kam, 6 Nov 2025
- comment 0 komentar

Auditor Ahli Madya Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, menjelaskan secara tata cara pengisian kertas kerja manajemen risiko, mulai dari proses identifikasi risiko, analisis tingkat kemungkinan dan dampak, hingga penyusunan rencana mitigasi agar perangkat daerah dapat secara sistematis mengenali potensi risiko dan menentukan langkah-langkah pengendalian yang efektif untuk meminimalisir dampaknya.
Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan praktik langsung pengisian kertas kerja manajemen risiko yang dipandu oleh Auditor Terampil Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat. Dalam sesi ini, peserta berkesempatan menerapkan langsung konsep yang telah dijelaskan sebelumnya, sehingga lebih memahami langkah-langkah teknis pengisian dan penerapan manajemen risiko di unit kerjanya masing-masing.
Sementara itu, Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat, M. Natsir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
“Manajemen risiko merupakan bagian penting dari upaya mencegah terjadinya penyimpangan dan meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap perangkat daerah mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini serta menyusun langkah mitigasi yang tepat, sehingga tujuan pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat akan melakukan pendampingan dan evaluasi penerapan manajemen risiko di masing-masing perangkat daerah, guna memastikan bahwa hasil coaching clinic benar-benar diterapkan dalam penyusunan dokumen dan pengambilan keputusan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.(rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
