Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Inventarisasi Jembatan Pejalan Kaki
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sel, 9 Des 2025
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 secara daring, Senin (8/12/2025).
Rapat yang juga membahas inventarisasi jembatan pejalan kaki menuju satuan pendidikan dan sarana publik serta evaluasi program 3 juta rumah ini dihadiri oleh Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Bapperida Sulbar, Aksan Amrullah, beserta jajarannya.
Keikutsertaan ini menegaskan komitmen Bapperida Sulbar mendukung agenda prioritas Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam pengendalian inflasi di Sulbar.
Dalam pemaparannya, Aksan menyampaikan data inflasi nasional tahun kalender (y-to-d) November 2025 sebesar 2,27%. Sulawesi Barat berada pada posisi relatif aman dengan inflasi 1,89%, menempati urutan ke-28 secara nasional.
“Angka ini masih di bawah 2% dan jauh lebih rendah dibanding provinsi dengan inflasi di atas 3%,” jelasnya.
Meski inflasi relatif terkendali, Sulbar menghadapi tantangan kenaikan harga komoditas pangan.
“Berdasarkan data SP2KP hingga 5 Desember 2025, indeks perkembangan harga (IPH) di Sulbar naik 3,27% pada minggu pertama Desember, didorong oleh kenaikan harga daging ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah,” tambah Aksan.
- Penulis: Ekspos Sulbar
