Kolaborasi Kementerian PU dan Pemprov Sulbar Cetak 52 Tenaga Konstruksi Bersertifikat, Perkuat SDM Infrastruktur Regional Sulawesi
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Kam, 30 Jul 2026
- comment 0 komentar

Sementara itu, kegiatan secara resmi ditutup oleh Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Siti Nurrusiah, yang menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan instrumen strategis dalam membangun ekosistem jasa konstruksi yang profesional dan berdaya saing. Menurutnya, tenaga kerja yang kompeten menjadi faktor utama dalam menjamin mutu, keselamatan, dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur nasional.
Dari total peserta yang dinyatakan kompeten, terdiri atas 10 orang Ahli Muda Teknik Jalan (Jenjang 7), 5 orang Pelaksana Uji Laik Fungsi Jalan (Level 6), 10 orang Teknisi Laboratorium Beton Aspal (Jenjang 6), serta 27 orang Teknisi Laboratorium Tanah (Jenjang 4–6). Seluruh peserta telah mengikuti pelatihan teknis, praktik lapangan, hingga uji kompetensi yang dilaksanakan oleh asesor kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Kolaborasi antara BJKW VI Makassar, BPJN Sulawesi Barat, dan Dinas PUPRD Provinsi Sulawesi Barat menjadi bukti nyata bahwa pembinaan jasa konstruksi memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat di Sulawesi Barat, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan SDM pada berbagai proyek strategis daerah maupun nasional.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas SDM konstruksi sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Bertambahnya 52 tenaga kerja konstruksi bersertifikat tidak hanya menjadi capaian daerah, tetapi juga merupakan kontribusi nyata Sulawesi Barat dalam mendukung target nasional peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi Indonesia menuju sektor jasa konstruksi yang semakin profesional, modern, dan berdaya saing global. (rls)

