BPKAD Sulbar Ikuti Bimtek Pengarusutamaan Gender, Dorong Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, dalam keterangannya dari lokasi berbeda, menyampaikan bahwa pengarusutamaan gender perlu menjadi perhatian dalam setiap proses perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah agar program dan kegiatan yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat secara adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
“Pengarusutamaan gender bukan hanya menjadi tanggung jawab perangkat daerah yang menangani urusan pemberdayaan perempuan, tetapi perlu diintegrasikan dalam seluruh proses pembangunan, termasuk perencanaan dan penganggaran. Karena itu, setiap program dan subkegiatan harus disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan serta dampak manfaatnya bagi perempuan dan laki-laki,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kapasitas aparatur melalui kegiatan bimbingan teknis seperti ini penting untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik, akuntabel, dan inklusif.
“BPKAD mendukung penguatan PUG melalui perencanaan dan penganggaran yang responsif gender. Dengan pemahaman yang baik serta penyusunan dokumen analisis gender yang tepat, diharapkan kebijakan anggaran daerah semakin berkualitas dan mampu mendukung pembangunan Sulawesi Barat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tambahnya.
Keikutsertaan perwakilan BPKAD Provinsi Sulawesi Barat dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman aparatur mengenai integrasi gender dalam proses perencanaan dan penganggaran, sekaligus mendorong penyusunan program dan kegiatan yang lebih efektif, tepat sasaran, serta berorientasi pada pemerataan manfaat pembangunan.
Melalui penguatan pelembagaan PUG, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.
- Penulis: Ekspos Sulbar

