83,06 Persen Remaja Putri Sulbar Telah Jalani Skrining Anemia
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 42 menit yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Upaya meningkatkan kesehatan remaja putri di Provinsi Sulawesi Barat terus diperkuat. Berdasarkan data yang ditampilkan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, sebanyak 20.556 dari 24.748 remaja putri sasaran telah mendapatkan skrining anemia, atau mencapai 83,06 persen.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi gambaran pelaksanaan skrining anemia pada remaja putri di enam kabupaten di Sulawesi Barat.
“Pemeriksaan ini penting untuk mengenali kondisi kesehatan sejak dini sekaligus membantu menentukan tindak lanjut yang diperlukan,” kata dr. Nursyamsi, Jumat (23/10/2026).
Berdasarkan data per kabupaten, Polewali Mandar mencatat realisasi skrining tertinggi secara jumlah, yakni 6.646 remaja putri dari sasaran 8.523 orang. Disusul Mamuju dengan 4.005 dari 5.019 sasaran, Majene 3.075 dari 3.424 sasaran, Pasangkayu 2.963 dari 3.590 sasaran, Mamasa 1.989 dari 2.230 sasaran, serta Mamuju Tengah 1.878 dari 1.962 sasaran.
Selain skrining, upaya pencegahan anemia juga dilakukan melalui konsumsi tablet tambah darah (TTD). Data menunjukkan, realisasi konsumsi TTD sesuai sasaran yang tercantum mencapai 51.725 dari 65.330 sasaran, atau 79,17 persen.
- Penulis: Ekspos Sulbar

