Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Penerapan Mekanisme Kerja Dinamis Pelayanan Publik Tetap Maksimal

Penerapan Mekanisme Kerja Dinamis Pelayanan Publik Tetap Maksimal

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG – Pemdaprov Jabar mulai menerapkan Mekanisme Kerja Dinamis (MKD) bagi Aparatur Sipil Negara. Dengan MKD, maka ASN dapat bekerja di mana saja dengan output dan outcome terukur yang sudah disepakati sebagai target kerjanya.

Menurut Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jabar Teten Ali Mulku Engkun, dengan MKD maka ASN dapat memilih waktu kerja secara kustom, kapan pun di mana pun selagi mendapat persetujuan dari pimpinan dan syarat yang ditentukan.

MKD sudah melalui proses survei melalui kuesioner melibatkan responden PNS Pemdaprov Jabar, dengan komposisi 94 persen keterwakilan masing – masing perangkat daerah. Jumlah PNS Pemdaprov Jabar di luar guru tenaga kependidikan 8.871 orang.

Setelah survei, MKD diuji coba di Biro Organisasi dan Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Kepegawaian Daerah. Hasilnya, MKD menghasilkan kinerja yang lebih efisien terutama anggaran.

“Kita sudah mencobanya dan ternyata kinerja tidak menurun bahkan terjadi penghematan. Seperti hemat BBM, biaya makan dan menciptakan birokrasi yang agile (lincah),” ujar Teten saat peluncuran MKD di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (19/6/2023).

Menurut Teten, MKD saat pandemi berorientasi pada kehadiran sementara MKD pascapandemi berorientasi output dan outcome. MKD pun, katanya, sesuai dengan arahan Gubernur Ridwan Kamil pada 9 Mei 2022 yang menegaskan Jabar siap melaksanakan work from home (WFH) secara permanen. Demikian juga dengan arahan Presiden Joko Widodo. “Work life balance,” cetus Teten.

Teten menjamin pelayanan 100 persen tidak akan terganggu ketika ASN melaksanakan MKD. Sebagai buktinya, selama pandemi dengan WFH Pemdaprov Jabar berhasil meraih ratusan penghargaan. Tahun 2020 Pemdaprov meraih 122 penghargaan dan 2021 sebanyak 157 penghargaan.

Kepala BKD Jabar Sumasna menambahkan, DWA dapat dilaksanakan bagi ASN tertentu, yakni ASN dalam Box 4,5,7,8 dan 9, jika merujuk pada 9 – Box Talenta kepegawaian.  BKD juga telah melaksanakan verifikasi layanan publik mana saja yang tidak bisa ditinggalkan dalam pelayanan tatap muka.

“Kami sudah melakukan verifikasi ASN, khususnya Box 4,5,6,8,9. Pelayanan publik mana yang bisa dan tidak bisa diterapkan dengan MKD. Misal tenaga kesehatan yang harus tatap muka tidak bisa MKD, kita filter mana yang bisa remote dan tidak. Jadi pelayanan yang harus bertemu langsung dengan masyarakat tidak bisa melaksanakan MKD,” tegasnya.

Hal lainnya yang menjadi pertimbangan adalah kesiapan ASN yang bersangkutan seperti memiliki peralatan seperti laptop dan bandwith internet untuk melaksanakan tugasnya atau tidak. Kinerja ASN setiap bulan juga akan dievaluasi. BKD juga sudah memiliki early warning system dalam pengawasan terhadap ASN yang melaksanakan MKD.

MKD juga didukung sistem informasi kepegawaian yang lengkap, mulai dari aplikasi Dokumen Persuratan Elektronik, aplikasi TRK (E-Kinerja), aplikasi E – SAKIP, dan aplikasi KMOB Kehadiran.

Model pembagian mekanisme kerja dinamisnya pun sudah jelas, seperti pembagian hari dan lokasi kerja: kapan reguler di kantor dan kapan fleksibel di luar, berapa jam kerja reguler berapa jam fleksibel.

MKD bisa diterapkan di kabupaten/kota. Salah satu yang berkomitmen Pemda Kota Tasikmalaya. Bahkan Pj. Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah hadir dalam peluncuran MKD di Gedung Sate.  “Tasikmalaya sendiri sudah menyiapkan tim untuk mereplikasi MKD,” tutur Cheka.

Sejauh pengamatannya, Jabar merupakan provinsi pertama dan satu – satunya di Indonesia yang menerapkan MKD, sesuai instruksi Pemerintah Pusat yang nomenklaturnya disebut Flexibel Working Arrangement (FWA).

“MKD merupakan impelementasi sistem kerja yang diminta Presiden, dan Jabar pertama kali menerapkannya,” ucap Cheka.

MKD di Jabar, menurut Cheka, menjadi jawaban bagi ASN generasi Z yang mobile dan multitasking. Dengan MKD, ASN generasi Z yang diperkirakan mencapai 30 persen dari total ASN, dapat bekerja fleksibel dan dinamis namun bertanggung jawab dengan target kinerjanya.

Mekanisme Kerja Dinamis sendiri diluncurkan di Gedung Sate oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada Senin (19/6/2023), bersamaan diluncurkan pula Bugar.id dan Senam Bugar di Tempat Kerja, yang menjadi paket pelengkap MKD.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebulan Penuh Satpol PP Pasangkayu Tertibkan Ternak Liar

    Sebulan Penuh Satpol PP Pasangkayu Tertibkan Ternak Liar

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 562
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Perhatian bagi pemilik hewan ternak di kota Pasangkayu, hendaknya tidak membiarkan ternaknya berkeliaran dalam kota. Jika tidak ingin berurusan dengan pihak Satpol PP Pasangkayu. Bagaimana tidak, Satpol PP Pasangkayu kembali menggelar operasi penertiban ternak liar. Itu dilakukan selama sebulan penuh terhitung mulai hari ini ( Rabu.red). Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Pasangkayu […]

  • Operasi Ketupat Marano 2025 Resmi Digelar, Kapolresta Mamuju Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan dan Istirahat Jika Lelah

    Operasi Ketupat Marano 2025 Resmi Digelar, Kapolresta Mamuju Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan dan Istirahat Jika Lelah

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 171
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dimulainya Operasi Ketupat Marano 2025, Polresta Mamuju telah mendirikan delapan Pos Pengamanan dan Pelayanan guna memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono menyampaikan bahwa operasi ini merupakan agenda rutin tahunan yang melibatkan jajaran kepolisian bersama instansi terkait. Setiap posko didirikan di titik […]

  • Bupati Pasangkayu Pastikan Semua Desa di Duripoku Diterangi Listrik

    Bupati Pasangkayu Pastikan Semua Desa di Duripoku Diterangi Listrik

    • calendar_month Rab, 20 Feb 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 493
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU – Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa membuka sekaligus mengikuti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Duripoku, Rabu 20 Februari. Kegiatan yang dihadiri ratusan masyarakat Duripoku itu bertujuan untuk memberikan wahana, mensinergikan serta menyepakati prioritas usulan-usulan masalah yang berasal dari masyarakat. Sehingga menjadi skala pelayanan preoritas kecamatan dan lintas kecamatan untuk tahun 2020. Bupati […]

  • ilustrasi live TikTok UMKM

    UMKM Terdampak Penutupan Live TikTok

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 199
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Jakarta —TikTok menutup fitur live dalam beberapa hari terakhir. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pun ikut terdampak. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid mengakui, hal itu berpengaruh terhadap ekonomi. Rupanya, pembekuan fitur live TikTok itu berdampak signifikan terhadap penjualan produk UMKM. “Kami memahami ada UMKM yang terdampak karena tidak bisa berjualan […]

  • Tandatangani RKT, Pemprov Sulbar Komit Wujudkan Sistem Pangan Berkelanjutan

    Tandatangani RKT, Pemprov Sulbar Komit Wujudkan Sistem Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 250
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Pemkesra, Muh. Dhany Sadry, menghadiri penandatanganan Rencana Kerja Tahunan (RKT) antara Pemprov Sulbar dengan Rikolto Indonesia, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, dan Kementerian Dalam Negeri, Senin 25 Agustus 2025 Penandatanganan dilakukan oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), yang bertempat […]

  • Pemprov Sulbar Gelar GPM di Sumare, Masyarakat: Kita Sangat Terbantu

    Pemprov Sulbar Gelar GPM di Sumare, Masyarakat: Kita Sangat Terbantu

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 182
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Pemprov Sulbar melalui Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) menggiatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Selasa (21/10/2025). Masyarakat setempat sangat antusias dengan adanya GPM atau pasar murah di Sumare. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM. Pasar murah melalui GPM itu juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil […]

expand_less