Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Halalbihalal, Pemkab Mamuju Masuk Rekor MURI

Halalbihalal, Pemkab Mamuju Masuk Rekor MURI

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sab, 16 Jun 2018
  • comment 0 komentar

ekspossulbar.com, MAMUJU – Peringatan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H atau 15 Juni 2018 M menjadi momentum berharga bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju. Selain momen untuk kembali fitrah, Pemkab Mamuju juga mendapatkan Piagam Penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) No. 8474/R.MURI/VI/2018 atas rekor Silaturahmi Khalayak dengan peserta terbanyak.

Rekor tersebut merupakan buah dari inovasi pemerintah daerah yang mendesain proses pelaksanaan halalbihalal yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan berlangsung di rumah masing-masing pejabat daerah. Kali ini, Pemkab Mamuju bersama jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) langsung membuka tangan untuk saling berjabat dan saling memaafkan di area pelaksanaan salat id di anjungan Pantai Manakarra. Tak hanya berjabat tangan, Pemkab Mamuju juga menyiapkan santap menu lebaran sepanjang jalan Yos Sudarso tepatnya di depan perumahan Kodim 1418 Mamuju.

Bupati Mamuju,  Habsi Wahid sangat bersyukur kegiatan yang ia gagas tersebut dapat tercatat di MURI. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi seringgi-tingginya kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Mamuju dan Provinsi Sulawesi Barat yang telah bekerjasama dalam menyukseskan kegiatan halalbihalal tersebut. Menurut Habsi Wahid, kegiatan tersebut akan terus dilakukan pada tahun-tahun mendatang.

“Insya Allah, kegiatan halalbihalal seperti ini akan kita lakukan terus menerus, sebab hal-hal yang baik saya kira harus kita lanjutkan.” ucapnya.

Atas silaturahmi halalbihalal yang digelar tersebut, Bupati yang telah dua tahun memimpin Pemerintahan Kabupaten Mamuju berharap dapat mempererat kembali hubungan yang sempat renggang bahkan terputus sehingga dapat kembali fitrah.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT RI ke-80, Kadis Koperindag Sulbar: “Kemerdekaan Sejati Adalah Kemandirian, UMKM Pilar Utamanya”

    HUT RI ke-80, Kadis Koperindag Sulbar: “Kemerdekaan Sejati Adalah Kemandirian, UMKM Pilar Utamanya”

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 224
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), H. Masriadi Nadi Atjo, menekankan bahwa makna kemerdekaan di era modern harus dimanifestasikan dalam bentuk kemandirian ekonomi. Menurutnya, pilar utama dari kemandirian tersebut adalah Usaha Mikro, Kecil, dan […]

  • Bapperida Sulbar Fokus Perencanaan, Catat Capaian 23,9 Persen dalam Pencegahan Korupsi MCSP KPK

    Bapperida Sulbar Fokus Perencanaan, Catat Capaian 23,9 Persen dalam Pencegahan Korupsi MCSP KPK

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 237
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat mencatat capaian sementara sebesar 23,9 persen dalam area perencanaan sebagai bagian dari delapan area intervensi pencegahan korupsi yang dipantau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). Hingga Agustus 2025, tercatat 25 dokumen telah diunggah sebagai bentuk kepatuhan […]

  • Sambut Kajati Sulbar, Bupati Pasangkayu Gelar Jamuan Makan Malam

    Sambut Kajati Sulbar, Bupati Pasangkayu Gelar Jamuan Makan Malam

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Kepala Kejasaan Tinggi (Kajati) Sulbar Muhammad Naim beserta rombongan, mengunjungi Pasangkayu, Rabu 16 November. Kedatanganya, disambut hangat Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa dan Ketua TP PKK Pasangkayu, Aulia Yaumil. Dirujab bupati. Jamuan makan malampun digelar. Pertemuan berlangsung hangat dan santai.Bupati dan Kajati sesekali nampak berbincang lepas, sesekali diselingi candaan. Juga hadir pimpinan Forkopimda, dan […]

  • Suraidah Harap Musrenbang Bawa Perubahan Lebih Cepat dan Pembangunan Lebih Adil

    Suraidah Harap Musrenbang Bawa Perubahan Lebih Cepat dan Pembangunan Lebih Adil

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 433
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), St. Suraidah Suhardi, menekankan pentingnya persatuan dan komitmen dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Sulbar tahun ini. Dalam sambutannya pada Musrenbang Provinsi Sulbar Tahun 2025 yang digelar di Aula Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (29/4/2025), Suraidah menyampaikan harapannya agar forum ini menjadi tonggak awal bagi […]

  • Bupati Lantik Rahmat K Turusi Jadi Pj. Sekkab Pasangkayu

    Bupati Lantik Rahmat K Turusi Jadi Pj. Sekkab Pasangkayu

    • calendar_month Sen, 13 Jun 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Inspektur Inspektorat Pasangkayu Rahmat K Turusi resmi menjadi Pejabat (Pj) Sekkab Pasangkayu. Setelah sepekan sebelumnya sebagai pelaksana harian Sekkab Pasangkayu. Pelantikan dan pengambilan sumpah oleh Bupati Yaumil Ambo Djiwa berlangsung diruang pola kantor bupati, Senin 13 Juni. Hadir pula dalam kesempatan itu, Wabup Herny Agus, unsur pimpinan Forkopimda, Kepala BKD Sulbar Zulkifli Manggazali dan […]

  • BPN Absen Dipertemuan Warga, Polemik HGU di Desa Lariang Kian Meresahkan

    BPN Absen Dipertemuan Warga, Polemik HGU di Desa Lariang Kian Meresahkan

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 552
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Polemik tentang HGU PT. Letawa yang konon menurut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasangkayu mencaplok perkampungan di Desa Lariang telah lama meresahkan warga setempat. Tidak hanya was-was lahan mereka sewaktu-waktu bakal diambil alih perusahaan, polemik itu juga telah merugikan sebagian warga Lariang secara ekonomi. Bagaimana tidak sertipikat warga tidak bisa lagi jadi agunan di […]

expand_less