Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » DKPPKB Sulbar Finalisasi Progress Implementasi GARATTA TBC Menuju Seminar Nasional di Pusjar SKMP LAN Makassar

DKPPKB Sulbar Finalisasi Progress Implementasi GARATTA TBC Menuju Seminar Nasional di Pusjar SKMP LAN Makassar

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2026

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, memimpin rapat Progress Implementasi GARATTA TBC sebagai bagian dari persiapan seminar hasil implementasi inovasi yang akan dipresentasikan pada 29 Juli 2026 di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.

Rapat berlangsung di Ruang Kerja Kepala DKPPKB Sulawesi Barat, Selasa 21 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan implementasi GARATTA TBC (Gerakan Aktif Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terpadu Atasi Tuberkulosis), termasuk capaian program, penguatan kolaborasi lintas sektor, inovasi yang telah dijalankan di desa lokus, serta penyempurnaan materi yang akan dipaparkan pada seminar hasil Pelatihan Kepemiminan Nasional.

Dalam arahannya, dr. Nursyamsi Rahim menegaskan bahwa GARATTA TBC merupakan inovasi yang lahir dari kebutuhan daerah untuk mempercepat eliminasi Tuberkulosis melalui pendekatan kolaboratif, dengan melibatkan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, Bhabinkamtibmas, hingga masyarakat.

“GARATTA TBC bukan hanya sebuah program, tetapi sebuah gerakan bersama yang mengintegrasikan seluruh potensi daerah dalam menemukan kasus lebih cepat, memberikan terapi pencegahan secara optimal, serta memastikan pasien mendapatkan pengobatan hingga sembuh. Inovasi ini terus kami sempurnakan agar dapat menjadi praktik baik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar dr. Nursyamsi.

Ia menambahkan, seminar di Pusjar SKMP LAN Makassar menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi daerah sekaligus berbagi praktik baik dalam penguatan tata kelola pelayanan kesehatan, khususnya penanggulangan TBC berbasis kolaborasi lintas sektor.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Pengangguran Sulbar Turun, Suhardi Duka: Pekerja Formal Baru 30,30 Persen

    Meski Pengangguran Sulbar Turun, Suhardi Duka: Pekerja Formal Baru 30,30 Persen

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 69
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Sulawesi Barat tercatat 2,8 persen pada Mei 2026. Namun, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan lain, yakni rendahnya proporsi pekerja formal yang baru mencapai 30,30 persen. Kondisi tersebut disoroti Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dalam amanatnya pada upacara Hari Jadi ke-22 Sulbar, Selasa 22 September 2026. Menurut Suhardi […]

  • Konsultasi dengan Biro PBJ, Badan Penghubung Sulbar Perkuat Administrasi Pengadaan

    Konsultasi dengan Biro PBJ, Badan Penghubung Sulbar Perkuat Administrasi Pengadaan

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 180
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan konsultasi teknis ke Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Rabu, 05 Agustus 2026. Konsultasi tersebut dilakukan oleh Riyanti Agustin selaku Pengadministrasi Keuangan Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat dengan Nur […]

  • Seriusi Rekomendasi Ombudsman, Pemkab Pasangkayu Target Zona Hijau

    Seriusi Rekomendasi Ombudsman, Pemkab Pasangkayu Target Zona Hijau

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 578
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Pemkab Pasangkayu telah menerima rapor dari Ombdusman RI terkait pelayanan publik di Pasangkayu. Dalam catatan Ombdusman, saat ini pelayanan Pemkab masih dalam zona kuning. Ada sejumlah poin-poin rekomendasi yang di keluarkan oleh Ombudsman untuk peningkatan pelayanan di OPD-OPD Pemkab Pasangkayu. Wakil Bupati Pasangkayu Muhammad Saal mengaku bakal menyeriusi rekomendasi Ombudsman itu. Pihaknya telah […]

  • Bupati Pasangkayu tak Biarkan Ada Anak Putus Sekolah

    Bupati Pasangkayu tak Biarkan Ada Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU — Sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian khusus Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa di preode keduanya memimpin kabupaten paling utara Sulbar ini. Selain upaya peningkatkan mutu pendidikan yang terus dilakukan, Ia juga mendorong anak putus sekolah untuk kembali bersekolah. Untuk itu dicetuskanlah program Retrival dan Transisi yang bertujuan memastikan semua anak usia sekolah […]

  • audiensi ROC

    ROC Perlu Pemetaan Lokasi Bersejarah

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 311
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Makassar —Wacana Rajawali Outing Class (ROC) 2025-2026 muncul. Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham turut mendukung pelaksanaan program inisiatif Lembaga Citra Muda (LCM) Rajawali itu. Tujuannya ROC terutama untuk lebih mengenal sejarah dan kekayaan budaya. Khususnya di wilayah Makassar, Gowa dan Maros. Berkenaan program ROC, LCM Rajawali juga berinisiatif menjalin kerja sama […]

  • Penetapan Awal Syawal 1442 H, Sidang Isbat Bakal Digelar 11 Mei 2021

    Penetapan Awal Syawal 1442 H, Sidang Isbat Bakal Digelar 11 Mei 2021

    • calendar_month Kam, 6 Mei 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 194
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bulan suci Ramadan segera berakhir. Kementerian Agama kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal 1442 H, Selasa 11 Mei 2021, bertepatan 29 Ramadan 1442 H. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat. Karena masih pandemi Covid-19, sidang isbat dilakukan mengikuti protokol kesehatan sehingga tidak semua perwakilan hadir secara […]

expand_less