Diungkapkakannya, KP3N-PSSI dibawah kepemimpinannya telah memiliki peta jalan percepatan pembangunan persepakbolaan nasional. Berdasarkan Permenko PMK nomor 1 tahun 2020.
Yakni,untuk infrastruktur persepakbolaan nasional, pihaknya menarget setiap Kecamatan terdapat lapangan standar PSSI, dimana 7.200 lapangan selesai tahun 2024. Tiap tahun dibangun 1.500 lapangan standar PSSI.
Selanjutnya, setiap Kabupaten/Kota memiliki lapangan standar nasional dan sertifikasi FIFA, dimana 514 lapangan selesai tahun 2024. Tiap tahun dibangun 100 Lapangan Standar nasional dan sertifikasi FIFA. Kemudian, setiap Provinsi terdapat stadion standar nasional dan sertifikasi FIFA, dimana 34 stadion selesai Tahun 2024. Tiap tahun dibangun 7 stadion standar nasional dan sertifikasi FIFA.
Dibidang pembinaan, pihaknya menarget nembangun Sekolah Sepak Bola (SSB) setiap Kabupaten/Kota, dimana 514 SSB dibangun sampai Tahun 2024. Tiap Tahun dibangun 100 SSB di 100 Kab/Kota. Tahun 2020 mencetak 10.000/tahun pesepakbola berbagai jenjang umur. Tahun 2024 mencetak 50.000/tahun pesepakbola berbagai jenjang umur.
Tidak lupa, pembangunan/revitalisasi Training Centre Sepak Bola. Pembinaan wasit dan pelatih, dimana setiap Kabupaten/Kota terdapat minimal 1 wasit dengan sertifikat nasional. Setiap Provinsi memiliki minimal tiga wasit Sertifikat AFC/FIFA.
” Nah pendanaannya tentu tentu kita akan bekerjasama dengan Kementrian, Provinsi dan Kabupaten/Kota berdasarkan Inpres nomor 3 tahun 2019″ pungkasnya.(has)