Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » 3 Negara Perwakilan ASEAN Takjub, Atas Pengelolaan Wisata BUMDESda Kutuh Kabupaten Badung

3 Negara Perwakilan ASEAN Takjub, Atas Pengelolaan Wisata BUMDESda Kutuh Kabupaten Badung

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
  • comment 0 komentar

Kondisi inilah yang membuat takjud perwakilan negara Vietnam, Thailand dan Malaysia yang hadir, yang juga memiliki program pembangunan desa di negaranya.

Dalam kesempatan diskusi, perwakilan negara Malaysia bahkan mengajak desa Kutuh untuk bekerjasama program pelatihan bagi kepala-kepala desa Malaysia , baik dalam bentuk bencmarking maupun program sejenisnya, juga sebaliknya bisa dilakukan kunjungan desa Kutuh ke Desa-desa Negara Malaysia.

Perwakilan Vietnam bahkan terkesima atas majunya desa Kutuh dalam bisnis wisata yang dilakukan BUMDES-da, terus terang “belum ada kondisi desa-desa di Negara Vietnam yang sepadan dengan Desa Kutuh” begitu ujarnya.

Menurut Kepala Desa Kutuh I Nyoman Mudana, kunjungan wisata sebelum tejadinya Pandemi Covid 19 mencapai 20 ribu orang wisatawan, namun sejalan dengan berkurannya wabah Pandemi covid 19 saat ini rata-rata dikunjungi oleh 5 ribu wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Pandemi Covid 19 yang melanda secara Global, memberikan hikmah yang luar biasa bagi Masyarakat Desa Kutuh, yang selama ini hanya mengandalkan pengelolaan desa wisata, ke depan perlu diprogramkan diversifikasi usaha masyarakat seperti usaha pertanian , karena terdapat potensi lahan pertanian sampai 30 persen dari total luas wilayahnya, sehingga bisa memasok produk pertanian terutama kebutuhan wisata lokal dan ke wilayah lainnya.

Hal menarik pengalaman dalam pengembangan inovasi yang dilakukan Desa untuk mengentaskan kemiskinan adalah semangat 3 K yaitu harus ada Kemauan, Kemampuan dan Keberanian, itu yang dicetuskan para pendahulu tokoh Desa yang sampai saat ini telah menjadi semboyan dalam membangun desa Kutuh.

Dalam hal keberanian sebagaimana yang dijelaskan oleh Kades Kutuh, para pendahulu tokoh masyarakat sebelumnya bahkan sering disebut “GILA” karena terlalu beraninya dalam mengimplementasikan program terutama untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Untuk kemajuan desa semua dipertaruhkan, dan desa Kutuh telah membuktikan bahwa saat ini tidak ada lagi warganya yang miskin bahkan hidup miskin ekstrem. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • TIM Kemenko Polhukam RI Sambangi Kantor Ombudsman RI Sulbar

    TIM Kemenko Polhukam RI Sambangi Kantor Ombudsman RI Sulbar

    • calendar_month Ming, 7 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 467
    • 0Komentar

    “Keberadaan ORI di Sulbar ini baru jelang lima tahun pak, sehingga keterbatasan dukungan fasilitas belum memadai dan peningkatan mutu SDM juga masih terbatas,” terang Lukman Lukman juga menyampaikan terkait kondisi pelayanan publik di daerah ini, “rendahnya pemahaman penyelenggara pelayanan publik tentang UU 25/2009 menjadi salah satu benang kusut dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih […]

  • Ketua Umum SMSI Temui Mensos Bahas Sinergi dalam Peringatan HPN 2025

    Ketua Umum SMSI Temui Mensos Bahas Sinergi dalam Peringatan HPN 2025

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Kemensos siap bersinergi dengan SMSI dalam upaya memperjuangkan kesetaraan sosial di tengah masyarakat. “Sinergitas antara Kementerian Sosial dan SMSI sangat penting dalam mendorong kesetaraan sosial dan menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya. Senada dengan pernyataan tersebut, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial (Dirjen Dayasos), […]

  • Bupati Pasangkayu Hadiri Musrenbangnas 2019

    Bupati Pasangkayu Hadiri Musrenbangnas 2019

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 485
    • 0Komentar

    “ Semua daerah mencermati dan melakukan sinkronisasi dan harmonisasi arah pemerintah melalui RKP 2020 dan merespon Visi Indonesia 2045” sebut Agus. Lebih jauh ia menjelaskan, upaya peningkatan pembangunan di daerah mesti tetap searah dan mendukung realisasi visi Indonesia kedepan. Olehnya, ke ikut sertaan dalam perumusan program strategis nasional menjadi amat penting bagi tiap daerah. Sehingga […]

  • Pemprov Sulbar Perkuat SDM Tokoh Agama untuk Bangun Harmonisasi Sosial

    Pemprov Sulbar Perkuat SDM Tokoh Agama untuk Bangun Harmonisasi Sosial

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Ia menambahkan, dibawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Jenderal Salim S. Mengga (SDK-JSM) Pemprov Sulbar menempatkan tokoh agama pada posisi strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga harmoni sosial dan moral publik. “Tokoh agama bukan hanya pemimpin rohani, tetapi juga rujukan moral sekaligus penggerak nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, […]

  • BPBD Sulbar Terima Laporan Pusdalops BPBD Polman Kejadian Angin Kencang di Polewali Mandar

    BPBD Sulbar Terima Laporan Pusdalops BPBD Polman Kejadian Angin Kencang di Polewali Mandar

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 281
    • 0Komentar

    “Kami mengapresiasi respon cepat BPBD Polman yang segera menindaklanjuti laporan warga. BPBD Sulbar terus memantau kondisi cuaca dan potensi bencana serupa agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Yasir Fattah. Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari petunjuk dan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, agar seluruh jajaran BPBD di provinsi maupun kabupaten tetap […]

  • Narasumber Workshop PTI ATM, Sekretaris BPKAD Sulbar Tekankan Pentingnya Penganggaran Terintegrasi untuk Program Kesehatan

    Narasumber Workshop PTI ATM, Sekretaris BPKAD Sulbar Tekankan Pentingnya Penganggaran Terintegrasi untuk Program Kesehatan

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 117
    • 0Komentar

    “Kami mendorong agar setiap perangkat daerah menyusun perencanaan dan penganggaran secara terintegrasi, berbasis kebutuhan serta mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, program prioritas di bidang kesehatan dapat terlaksana secara efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Faika. Di lokasi berbeda, Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan […]

expand_less