Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Perluas Jaringan, Petani Milenial Jabar Goes to Japan

Perluas Jaringan, Petani Milenial Jabar Goes to Japan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Kepala Biro Perekonomian Setda Jabar Yuke Mauliani Septina mengatakan, ada sejumlah hal baru dalam program Petani Milenial. Salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada Petani Milenial terpilih magang di Jepang.

Dengan program itu, kata Yuke, diharapkan Petani Milenial bisa melebarkan sayap hingga ke mancanegara, terutama dalam memperluas pasar penjualan. Petani Milenial Goes to Japan tersebut menjadi hal baru yang dilaksanakan.

Peserta Petani Milenial yang mendaftar program tersebut sebanyak 95 orang. Mereka diseleksi oleh Balai Latihan Kerja Pekerja Migran Indonesia Disnakertrans Jawa Barat dan lembaga penyalur kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 39 Petani Milenial lolos terjaring untuk mengikuti pelatihan angkatan pertama 2022.

Dari yang lolos seleksi, sebanyak 5 Petani Milenial sudah interview dan berhasil mendapatkan kontrak magang dengan perusahaan Jepang di bidang Pertanian. Saat ini, 24 Petani Milenial tengah melakukan proses interview dengan perusahaan Jepang.

Pemda Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan sejumlah pembaruan pada program Petani Milenial.  Pemda Provinsi Jabar juga mulai menerapkan sistem dashboard dalam pelaksanaan Petani Milenial 2022, mulai dari pendaftaran sampai perkembangan peserta.

Lewat sistem tersebut, para peserta sudah terjaring dan terklasifikasi mulai dari identitas, kebutuhan peserta, sampai peminatan peserta.

Lewat aplikasi, peserta juga bisa melaporkan perkembangan dan kendala dalam produksi. Hal ini makin memudahkan perangkat daerah pendamping dalam memantau kebutuhan dan aktivitas peserta. Keluhan peserta juga bisa ditindaklanjuti secara cepat.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pertama Langsung Disidak, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Buktikan Kinerja Bukan Sekadar Formalitas: 92 Kendaraan Bayar Pajak di Loket

    Hari Pertama Langsung Disidak, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Buktikan Kinerja Bukan Sekadar Formalitas: 92 Kendaraan Bayar Pajak di Loket

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MAMUJU, RADAR SULBAR — Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran langsung diwarnai inspeksi mendadak (sidak) di lingkungan UPTD Pelayanan Pajak Kabupaten Mamuju. Namun alih-alih kendor, jajaran pelayanan justru menunjukkan performa maksimal dengan capaian 92 kendaraan membayar pajak di hari perdana. Sidak tersebut dipimpin oleh Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf, pada Rabu, 25 Maret 2026. […]

  • Tingkatkan Layanan Dasar, Biro Organisasi Kawal Optimalisasi Kinerja UPTD di Majene

    Tingkatkan Layanan Dasar, Biro Organisasi Kawal Optimalisasi Kinerja UPTD di Majene

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 215
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Majene — Tim Kerja Kelembagaan dan Analisis Jabatan Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Majene, Kamis (2/10/2025). Kegiatan yang menyasar sejumlah UPTD ini sebagai bentuk dukungan Misi ke-5 Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulbar, Salim S Mengga, […]

  • Wagub Hadiri Sosialisasi Juknis Tambahan Penghasilan Perangkat Desa

    Wagub Hadiri Sosialisasi Juknis Tambahan Penghasilan Perangkat Desa

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 310
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Polman —Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga menghadiri sosialisasi petunjuk teknis (juknis) bantuan keuangan khusus tambahan penghasilan untuk kepala desa, sekdes, kaur, dan kasi desa. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat, diikuti puluhan peserta dari desa se-kabupaten Polewali Mandar, yang dilaksanakan di salah satu […]

  • Coffee Morning

    DPRD Sulbar Gelar Coffee Morning Bahas Sinkronisasi dan Akuntabilitas Kinerja

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 200
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Para kepala bagian (kabag) bersama pejabat fungsional Sekretariat DPRD Sulbar melaksanakan coffee morning di ruang Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan (FPP) Sekretariat DPRD Sulbar, Kamis (23/10/2025). Coffee morning ini digelar sebagai ajang diskusi dan koordinasi untuk menyinkronkan berbagai kegiatan antarbagian sekaligus membahas peningkatan akuntabilitas aparatur. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Persidangan Sahring […]

  • Peserta Paripurna DPRD Pasangkayu Cek Suhu Tubuh

    Peserta Paripurna DPRD Pasangkayu Cek Suhu Tubuh

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 309
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Langkah pencegahan penyebaran COVID-19 semakin massif dilakukan di Pasangkayu. Termasuk dilingkungan perkantoran. Di gedung DPRD Pasangkayu, Kamis 19 Maret semua peserta sidang paripurna melakukan cek suhu tubuh. Tim Dinkes dan RSUD Pasangkayu nampak bersiaga didepan pintu masuk gedung paripurna. Satu persatu undangan paripurna di cek suhu tubuhnya dengan alat thermoscaner. Setelah itu mereka masing-masing […]

  • Penolakan Massif, Permendagri 60/2018 Bakal Ditinjau Ulang

    Penolakan Massif, Permendagri 60/2018 Bakal Ditinjau Ulang

    • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 833
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com PASANGKAYU— Lahirnya Permendagri nomor 60 tahun 2018 tentang penetapan tapal antara Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah, telah menimbulkan kekisruhan di perbatasan kedua wilayah itu. Masyarakat Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar dengan tegas menolak Permendagri itu. Bagaimana tidak, Permendagri 60/2018 ini membuat sebagian wilayah Pasangkayu menjadi milik Kabupaten Donggala Sulteng. Karena massifnya penolakan, Kemendagri bakal […]

expand_less