Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Manajemen Keuangan Pemdaprov Jabar Jadi Percontohan Nasional

Manajemen Keuangan Pemdaprov Jabar Jadi Percontohan Nasional

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Manajemen kuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan dijadikan percontohan nasional khususnya dalam pendanaan obligasi daerah.

Hal ini terungkap usai pertemuan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Senin (3/7/2023).

Ditemui usai pertemuan, Gubernur Ridwan Kamil mengatakan, manajemen keuangan Pemda Provinsi Jabar dianggap sangat baik sehingga mempercepat pembangunan melalui sumber pendanaan obligasi daerah konvensional maupun sukuk.

“Jabar dianggap manajemen keuangannya sangat baik maka akan dijadikan pilot project untuk mempercepat pembangunan melalui sumber pendanaan obligasi daerah konvensional atau syariah yaitu sukuk,” katanya.

Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — menuturkan, pendanaan pembangunan yang bersumber dari APBD hanya mampu mencukupi 10 persen dari yang dibutuhkan.

Untuk itu Jabar telah mencantumkan obligasi daerah sebagai salah satu kolaborasi pendanaan pembangunan selain APBN, APBD Provinsi, APBD kabupaten/kota, dana umat, pinjaman daerah, dana CSR, dan KPBU.

“Kalau hanya mengandalkan APBD saja waktunya terlalu panjang maka harus ada inovasi mempercepat itu khususnya untuk infrastruktur. Kalau infrastruktur dibangunnya di awal maka dia akan mengakselerasi ekonomi-ekonomi yang menjadi fasilitasi dari infrastruktur itu,” jelasnya

Ia menyebut Jabar membutuhkan dana sebesar Rp800 triliun untuk mengejar mimpi infrastuktur yang sangat paripurna. Sedangkan dalam 5 tahun pembangunan infrastruktur hanya sanggup Rp50 triliun.

“Kebutuhan pembangunan Jabar itu Rp800 triliun, dalam 5 tahun infrastruktur kita hanya sanggup Rp 50 triliun. Jadi butuh 80 tahun untuk mengejar sebuah mimpi infrastrukturnya menjadi sangat paripurna,” tuturnya.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pasangkayu Buka Kegiatan Kursus Pelatih Sepak Bola

    Bupati Pasangkayu Buka Kegiatan Kursus Pelatih Sepak Bola

    • calendar_month Sel, 4 Okt 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulbar, menggelar kursus pelatih sepak bola lisensi C. Berlangsung di Pasangkayu dari 3 Oktober hingga 15 Oktober. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Yaumil Ambo Djiwa. Hadir pula para jajaran pengurus Asprov PSSI Sulbar. Bupati mengapresiasi kegiatan kursus yang digelar oleh Asprov PSSI Sulbar ini. Dengan demikian, Sulbar bakal memiliki […]

  • Koperindag dan Polda Sulbar Sidak Pabrik Beras di Kalukku, Pastikan Stok Aman dan Takaran Sesuai

    Koperindag dan Polda Sulbar Sidak Pabrik Beras di Kalukku, Pastikan Stok Aman dan Takaran Sesuai

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 282
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Sulawesi Barat bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polda Sulbar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik penggilingan beras di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, pada Senin, 25 Agustus 2025. Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan ketersediaan stok beras di tingkat produsen serta ketertiban dalam penggunaan […]

  • Dinas Ketapang Dorong Tiga Produk Lokal Sulbar dapat Sertifikasi

    Dinas Ketapang Dorong Tiga Produk Lokal Sulbar dapat Sertifikasi

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 157
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – UPTD Balai Sertifikasi dan Pengawasan Pangan Segar Asal Tumbuhan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulbar mendorong tiga produk lokal Sulbar untuk mendapatkan sertifikasi meliputi kelengkeng, pepaya dan loka pere. Diharapkan, Dari ketiga produk lokal tersebut mampu menjadi daya saing di IKN. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Ketapang Sulbar, Abdul Waris Bestari melalui Rapat […]

  • Bapperida Sulbar Fasilitasi Rampungnya Dokumen RKPD Mamuju 2026, Pastikan Selaras Prioritas Pembangunan Nasional dan Provinsi

    Bapperida Sulbar Fasilitasi Rampungnya Dokumen RKPD Mamuju 2026, Pastikan Selaras Prioritas Pembangunan Nasional dan Provinsi

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 287
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memfasilitasi rampungnya dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mamuju Tahun 2026. Dokumen ini menjadi kunci arah pembangunan lima tahun ke depan sekaligus pijakan awal pelaksanaan RPJMD Mamuju 2025–2029. Sekretaris Bapperida Sulbar, Muh. Darwis Damir, mewakili Kepala Bapperida Sulbar Junda Maulana, memimpin rapat fasilitasi yang dihadiri langsung […]

  • Cari Pakan Ternak, Warga Malei Ditemukan Tewas

    Cari Pakan Ternak, Warga Malei Ditemukan Tewas

    • calendar_month Sel, 12 Jan 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 279
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Naas menimpa Giran Alias Bapak Tuti (60 tahun) warga Dusun Paraingan Desa Malei, Kecamatan Pedongga. Ia ditemukan sudah meninggal dibawah sebuah pohon sawit disalah satu kebun yang ada desa itu, Selasa 12 Januari. Anak korban, Tuti menceritakan, bahwa ayahnya tidak pulang sejak kemarin (Senin.red). Ia diketahui pergi mencari rumput untuk makanan ternak sapinya. Karena […]

  • Kejari Pasangkayu Terapkan Keadilan Restoratif di Kasus Pencurian Handphone

    Kejari Pasangkayu Terapkan Keadilan Restoratif di Kasus Pencurian Handphone

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Pasangkayu, EKSPOSSULBAR.CO.ID– Kejakasaan Negeri (Kejari) menerapkan pendekatan keadilan restoratif dikasus pencurian handphone, yang melibatkan seorang tersangka bernama Roy Susanto. Kejari Pasangkayu berusaha memedias persoalan tersebut, hingga akhirnya korban dan tersangka mencapai kesepakatan damai. Proses penuntutan kasus itupun akhirnya dihentikan. ” Kami menggunakan pendekatan penyelesaian kekeluargaan, karena kasus ini bukanlah kasus besar, ditambah motif pelaku melakukan […]

expand_less