Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Program Petani Milenial, Solusi Pertanian Berkelanjutan

Program Petani Milenial, Solusi Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle
  • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Pertanian di Provinsi Jawa Barat memiliki potensi  besar. Hal ini didukung kondisi geografis dan ekosistem yang cocok untuk pengembangan komoditas pertanian yang ditandai dengan banyaknya komoditas unggulan pada sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.

Generasi Muda Jawa Barat yang tertarik terhadap sektor pertanian terus meningkat. Tahun 2022 sebanyak 20.894 orang yang mendaftar dan lolos seleksi sebanyak 6.545 petani. Pendaftar Petani Milenial tahun 2021, sebanyak 8.998 dan yang lolos seleksi sebanyak 1.766 orang. Sehingga totalnya sebanyak 8.311 orang.

Peserta yang ikut inagurasi tahun 2022 dan 2023,  tercatat sebanyak  5.344 orang, dengan sebaran  2.721 petani yang dibina di Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, 788 Petani yang dibina di Dinas Kelautan dan Perikanan, 620 petani yang dibina pada Dinas Kehutanan, 620 petani yang dibina pada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan serta 595 petani yang dibina pada Dinas Perkebunan.

Program Petani Milenial yang digagas Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk membawa perubahan pada sektor pertanian masa depan.

“Maka, semangat tinggal di desa, rezeki kota bisnis mendunia, bukan suatu hal yang mustahil,” ujar Ridwan Kamil.

Menurut Kang Emil — sapaan Ridwan Kamil — Program Petani Milenial bukan program “karpet merah” yang langsung sukses. Program Petani Milenial merupakan program yang masih panjang perjalannya.

“Tapi jangan khawatir, negara dalam hal ini Pemprov Jabar membersamai proses-proses perjalanan itu,” Ridwan Kamil.

Petani Milenial tidak hanya mendapatkan pelatihan dan pendampingan metode pertanian yang lebih efektif dan efesien, tapi juga proses hilir.

Dimulai dari pengolahan, pengembangan produk, hingga pemasaran hasil tani ataupun produk olahan baik dalam maupun luar negeri melalui kegiatan pameran dan gerai petani milenial. Selain itu, terdapat pula petani milenial yang magang ke luar negeri.

Mereka dapat berdaya dan berdikari, tentu dengan proses tidak instan. Berjuang tidak henti, pantang menyerah dan konsisten harus jadi kekuatan utama Petani Milenial untuk mencapai keberhasilan. Hingga akhirnya terwujud regenerasi petani muda di masa depan.

Tujuan Program Petani Milenial adalah mengurangi permasalahan ketersediaan tenaga kerja pertanian di Jawa Barat, mengubah usaha pertanian menjadi menantang, sehingga akan banyak generasi milenial yang tertarik bergelut di sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Selain itu, Petani Milenial juga diarahkan untuk dapat memanfaatkan teknologi guna menghasilkan produk pertanian berkualitas dan mampu berdaya saing, menumbuhkembangkan kewirausahaan muda pertanian, serta menciptakan pertanian maju, mandiri, dan modern.

Sasaran inovasi Petani Milenial adalah mewujudkan regenerasi petani di Jawa Barat dengan pemanfaatan lahan-lahan tidak produktif, penerapan teknologi tepat guna serta penumbuhan wirausahawan muda di sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan yang mandiri dan berkelanjutan.

Kepala Biro Perekonomian Setda Pemdaprov Jabar  Yuke Mauliani Septina, berharap Program Petani Milenial bisa meningkatkan jumlah petani di Jabar yang saat ini terus berkurang.

“Badan Pusat Statistik Provinsi Jabar, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sejak 2020-2022 jumlah pekerja di sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan terus menurun turun dari 3,6 juta menjadi 3,5 juta,” sebutnya.

Sementara itu, Taufik Hidayat salah satu peserta Program Petani Milenial, memberikan apresiasi kepada Pemprov Jabar terkait program yang dinilainya bisa menumbuhkan rasa kecintaan terhadap pertanian.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Program Petani Milenial dan bank bjb yang telah mewujudkan mimpi pemuda-pemuda di desa sehingga mereka punya pekerjaan di sektor pertanian,” kata Taufik.

“Meskipun tinggal di desa tapi mendapatkan rezeki kota dan harapannya bisa bisnisnya mendunia,” pungkas Taufik

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Kukuhkan 69 Paskibraka Provinsi, Siap Jalankan Tugas Upacara HUT RI

    Gubernur Sulbar Kukuhkan 69 Paskibraka Provinsi, Siap Jalankan Tugas Upacara HUT RI

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 83
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka mengukuhkan 69 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi, Jumat 15 Agustus 2025 malam. Hadir juga Wakil Gubernur Salim S Mengga, Danrem 142/Tatag, Danlanal Mamuju, dan jajaran Forkopimda lainnya. “Kita kukuhkan itu untuk mereka berjanji, memahami makna patriotisme, idealisme dan nilai-nilai kebangsaan,” kata Suhardi Duka. Para Paskibraka juga […]

  • Kasat Lantas Polres Polman Kunjungi SMK Ma’arif Husnul Khotimah

    Kasat Lantas Polres Polman Kunjungi SMK Ma’arif Husnul Khotimah

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 387
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, POLMAN, Sat Lantas Polres Polman AKP Suhartono, S.H didampingi personel Siaga Lantas melakukan silaturahmi dengan dewan Guru SMK Ma’arif Husnul Khotimah Polman didampingi pengawas dari Kementrian Agama Polman, Muhammad Yusuf, S.Ag. Kegiatan diawali dengan ice breaking secara visualisasi didampingi guru dan pelajar kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas yang dibawakan Kasat Lantas Polman […]

  • Bapperida Bersama BPKP Bahas Penyediaan Air Bersih dan Air Baku yang Layak dan Berkualitas di Sulbar

    Bapperida Bersama BPKP Bahas Penyediaan Air Bersih dan Air Baku yang Layak dan Berkualitas di Sulbar

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 149
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulbar menggelar rapat pembahasan evaluasi atas penyediaan air bersih dan air baku yang layak dan berkualitas di Provinsi Sulbar, Rabu (6/8/2025), bertempat di Ruang Kerja Sekretaris Bapperida Sulbar. Pertemuan ini merupakan […]

  • Tempuh Perjalanan 12 Jam, JCH Mamasa Istirahat di Mesjid Raya Maros

    Tempuh Perjalanan 12 Jam, JCH Mamasa Istirahat di Mesjid Raya Maros

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Laporan Haji: Kamil (wartawan Ekspos Sulbar) KARENA alasan Perjalanan cukup jauh, JCH asal Mamasa harus berangkat lebih cepat dibanding JCH Kabupaten lainnya. Dikabarkan JCH star di Mamasa pada Minggu 5 agustus sekitar pukul 10 Malam dan tiba di Maros Senin 6 Agustus pukul 10 pagi. Alternatif lokasi istirahat sementara JCH yakni di Mesjid Raya Maros […]

  • Polda Sulbar Ikuti Upacara Virtual Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    Polda Sulbar Ikuti Upacara Virtual Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 91
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Wakapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Rachmat Pamudji, bersama para pejabat utama Polda Sulbar mengikuti upacara pemuliaan nilai-nilai luhur Tribrata secara virtual, Rabu (18/6/2025). Upacara yang digelar oleh Mabes Polri ini dilaksanakan dengan khidmat dari ruang Vicon Pamboang, Polda Sulbar. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh penghormatan dan […]

  • Revitalisasi Tambak di Sulbar Dapat Anggaran Rp200 Miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

    Revitalisasi Tambak di Sulbar Dapat Anggaran Rp200 Miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 125
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemprov Sulbar berhasil mengamankan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk revitalisasi tambak di wilayahnya. Dana yang diperoleh oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar ini merupakan hasil kerja keras Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, serta alokasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk tahun anggaran 2026. Anggaran sebesar […]

expand_less