Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Angka Perkawinan Anak dan Dewasa di Indonesia Alami Penurunan Signifikan

Angka Perkawinan Anak dan Dewasa di Indonesia Alami Penurunan Signifikan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 27 Jul 2025

EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Angka perkawinan anak di Indonesia menunjukkan tren penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir, berkat upaya sistematis yang dilakukan pemerintah melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).

Program ini dilaksanakan secara masif di sekolah dan madrasah dengan melibatkan penyuluh agama, petugas Kantor Urusan Agama (KUA), serta berbagai organisasi mitra yang bergerak di bidang ketahanan keluarga dan perlindungan anak.

Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag), jumlah pasangan menikah di bawah usia 19 tahun tercatat sebanyak 8.804 pada tahun 2022. Angka tersebut menurun menjadi 5.489 pasangan pada 2023, dan kembali turun menjadi 4.150 pasangan pada 2024.

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, penurunan ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil intervensi edukatif yang terencana.

“Melalui BRUS, kami memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya kesiapan mental, emosional, dan sosial sebelum menikah,” ujar Abu Rokhmad, Jumat (18/7/2025), dikutip dari indonesia.go.id.

Kementerian Agama juga mencatat meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap risiko perkawinan usia dini, seperti tingginya potensi perceraian, masalah kesehatan reproduksi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan stunting pada anak.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ini tugas kolektif antara sekolah, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat. Ketahanan keluarga harus dibangun sejak dari hulu,” tegas Abu Rokhmad.

Selain perkawinan anak, penurunan angka pernikahan secara umum juga menjadi sorotan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pernikahan pada 2023 tercatat sebanyak 1.577.255 pasangan, turun sekitar 128.000 dari tahun sebelumnya. Selama satu dekade terakhir, angka pernikahan nasional bahkan turun drastis hingga 28,63 persen.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. Toscano Bakal Kembali Operasi, Ini Pesan Sekkab Pasangkayu

    PT. Toscano Bakal Kembali Operasi, Ini Pesan Sekkab Pasangkayu

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 988
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Pabrik sawit milik PT. Toscano yang berlokasi di Desa Kalola Kecamatan Bambalamotu direncanakan kembali beroperasi, setelah sempat beberapa lama setop operasi. Utusan pengusaha yang disebut telah membeli saham PT. Toscano melakukan audience dengan Sekkab Pasangkayu Firman, Senin 24 Juni. Sekkab Firman menyambut baik rencan operasi kembali pabrik crude palm oil (CPO) itu. Dinilai […]

  • Perkuat Silaturahmi Pegawai dan Mitra Kerja, Diskominfo Sulbar Halal bihalal Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran

    Perkuat Silaturahmi Pegawai dan Mitra Kerja, Diskominfo Sulbar Halal bihalal Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 167
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Pemprov Sulbar menggelar halal bihalal hari pertama berkantor pasca libur dan cuti bersama Idul fitri 1446 hijriah. Halal bihalal berlangsung dihadiri seluruh pegawai lingkup Diskominfopers Sulbar dan mitra kerja, di Kantor Diskominfopers Sulbar Selasa 8 April 2025. Kepala Dinas Kominfoperss Pemprov Sulbar Mustari Mula menyampaikan, halal […]

  • Sekolah Rakyat Sulbar Beroperasi, Pendidikan Gratis dan Berasrama Bagi Anak dari Keluarga Miskin

    Sekolah Rakyat Sulbar Beroperasi, Pendidikan Gratis dan Berasrama Bagi Anak dari Keluarga Miskin

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 200
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemprov Sulawesi Barat, dibawa kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga merespons cepat pengoperasian Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat. Untuk tahap awal, tahun ajaran 2025 ini, Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat terdapat sebanyak 100 peserta didik yang dipersiapkan untuk mendapatkan pendidikan gratis. Person in Charge (PIC) Idham Halik […]

  • ‘Ke Desa Ki’, Angkat Kearifan Lokal, Bumikan Informasi

    ‘Ke Desa Ki’, Angkat Kearifan Lokal, Bumikan Informasi

    • calendar_month Sen, 7 Jun 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PASANGKAYU– Kepala Dinas Pasangkayu, Dinas Komunulikasi Informatika Persandian dan Statistik (Dikominfo) Pasangkayu Suri Fitriah, mencanangkan kegiatan ‘Ke Desa Ki’. Bagian dari proyek perubahan dalam rangka Latpim II yang kini tengah dijalaninya. Kadis yang akrab di panggil Ria ini menjelaskan program, ‘Ke Desa Ki’ bertujuan memberikan Desiminasi informasi kebijakan pembangunan daerah dan pelayanan publik di wilayah […]

  • Gubernur Suhardi Duka: Jalan Topoyo-Tumbu-Patulana Digarap 2026, Jalur Lingkar Timur Mamuju-Mamuju Tengah Tembus

    Gubernur Suhardi Duka: Jalan Topoyo-Tumbu-Patulana Digarap 2026, Jalur Lingkar Timur Mamuju-Mamuju Tengah Tembus

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Mateng (ekspossulbar.co.id) – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menegaskan komitmennya untuk membantu pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah. Hal itu disampaikannya saat safari ramadan di Masjid Agung Nurul Hidayah, Mamuju Tengah, Sabtu , 23 Maret 2025 “Setelah saya memimpin daerah ini, yakinlah bahwa Mamuju Tengah adalah bagian dari strategi pembangunan Sulawesi Barat. Saya tidak akan meninggalkan daerah […]

  • 1,4 Juta Rantang Makanan Dibagikan kepada Warga Tak Mampu

    1,4 Juta Rantang Makanan Dibagikan kepada Warga Tak Mampu

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 686
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sebanyak 1,4 juta rantang makanan terkumpul dalam puncak acara Bulan Berbagi On The Street (Bubos) ke-7 tahun 2023. Jutaan rantang yang berasal dari warga mampu di 27 kota/kabupaten se-Jabar kemudian dibagikan kepada warga kurang mampu. ”Hari ini rekor tercapai 1,4 juta rantang dibagikan dari mereka yang mampu kepada yang tidak mampu di […]

expand_less