Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Angka Perkawinan Anak dan Dewasa di Indonesia Alami Penurunan Signifikan

Angka Perkawinan Anak dan Dewasa di Indonesia Alami Penurunan Signifikan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 27 Jul 2025

Guru Besar FISIP Universitas Airlangga, Prof. Dr. Bagong Suyanto, menilai perubahan sosial dan ekonomi menjadi faktor utama di balik tren ini.

“Perempuan kini lebih mandiri secara pendidikan dan ekonomi. Mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada laki-laki, dan menjadi lebih selektif dalam memilih pasangan,” jelas Prof. Bagong.

Di sisi lain, tantangan ekonomi dan keterbatasan lapangan kerja turut memengaruhi kesiapan pria untuk menikah. Ketimpangan pendapatan juga membuat banyak pasangan menunda atau mengurungkan niat membentuk keluarga.

BPS Jawa Timur mencatat lonjakan kasus perceraian, dari 61.870 kasus pada 2020 menjadi 102.065 kasus pada 2022, termasuk meningkatnya kasus KDRT dan perselingkuhan.

Meski demikian, penurunan angka pernikahan tidak selalu bermakna negatif. Para sosiolog menilai fenomena ini sebagai refleksi meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesiapan sebelum menikah, terutama dari segi mental dan ekonomi.

“Bukan soal tidak mau menikah, tapi lebih pada kesiapan. Menikah tanpa kesiapan justru menimbulkan masalah baru,” tambah Prof. Bagong.

Pemerintah kini menitikberatkan pada pendidikan pranikah, pemberdayaan perempuan, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai strategi jangka panjang. Perubahan ini diharapkan dapat membentuk keluarga yang lebih sehat secara psikologis, stabil secara ekonomi, dan kuat secara spiritual.

Ke depan, tantangan utama adalah membangun ekosistem yang mendukung kesiapan generasi muda dalam membentuk keluarga, bukan hanya untuk menikah, tetapi juga menjalani kehidupan berkeluarga yang sehat, setara, dan sejahtera. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kominfo Sulbar Gelar Rakortek Penanganan Blankspot di Mamasa, Fokus Program Bantuan Internet di 15 Titik Layanan Publik

    Kominfo Sulbar Gelar Rakortek Penanganan Blankspot di Mamasa, Fokus Program Bantuan Internet di 15 Titik Layanan Publik

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 247
    • 0Komentar

    “Program ini merupakan bagian dari misi strategis Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk mewujudkan Sulbar Cerdas dan Sulbar Berdaya,” terang Mustari. Ia berharap Pemkab Mamasa turut aktif memfasilitasi pelaksanaan program dan mengawal agar bantuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain pemasangan perangkat, Rakortek juga membahas koordinasi rencana survei pendataan […]

  • Patroli Sepeda Ditsamapta Polda Sulbar Amankan Car Free Day di Jalan Arteri Mamuju

    Patroli Sepeda Ditsamapta Polda Sulbar Amankan Car Free Day di Jalan Arteri Mamuju

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Kehadiran polisi berseragam di tengah-tengah masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta Car Free Day. Selain fungsi pengamanan, patroli ini juga dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi aktif dengan warga. Para personel turut menyampaikan imbauan kamtibmas, serta membuka ruang interaksi yang membangun kepercayaan antara polisi dan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menjaga […]

  • Pendekatan kultural, Minimalisir Konflik Jelang Pemilu di Kabupaten ‘Indonesia Mini’

    Pendekatan kultural, Minimalisir Konflik Jelang Pemilu di Kabupaten ‘Indonesia Mini’

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Pendekatan kultural juga memiliki beberapa keutamaan jika dibandingkan pendekatan normatif. Pertama, pendekatan kultural bersifat holistik, dimana mampu menyentuh jiwa sekaligus raga seorang manusia. Bahkan hakekat manusia itu ada pada jiwanya sehingga pendekatan material-ekonomi tidak cukup untuk menyelesaikan urusan manusia. Manusia sebagai satu-satunya makhluk Tuhan yang memiliki kebudayaan dan dikaruniai potensi kreatifitas untuk dapat bertahan hidup […]

  • Bangun Teknologi Informasi, Pemkab Pasangkayu Gandeng PT. Telkom

    Bangun Teknologi Informasi, Pemkab Pasangkayu Gandeng PT. Telkom

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Sebab, hakikatnya konsep pembangunan Smart City dengan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dan satu data, menjadi hal sangat penting, sejalan dengan misi Kabupaten Pasangkayu, yakni penyelenggaraan pemerintah yang profesional. ” Pesatnya perkembangan teknologi akses jaringan dan teknologi yang berbasis internet di Pasangkayu menjadikan kita harus bekerja sama dengan Telkom Indonesia, untuk dapat nenyediakan layanan internet” […]

  • Rektor Unsulbar Imbau BEM-FKIP Segera Dibentuk

    Rektor Unsulbar Imbau BEM-FKIP Segera Dibentuk

    • calendar_month Ming, 10 Jun 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.760
    • 0Komentar

    “Pemilihan Presma harus selesai pada akhir Juli 2018, jadi pembentukan BEM-FKIP harus disegerakan,” Tegas Rektor Aksan Dekan FKIP yang baru saja dilantik, Dr. Abdullah Pandang, M.Pd. mengaku dalam waktu dekat akan duduk bersama dengan mahasiswa FKIP untuk membahas pembentukan BEM-FKIP. “Saya akan segera membahas hal ini dengan mahasiswa FKIP, terutama mekanisme pembentukannya nanti,” ujar Abdullah. […]

  • Pasangkayu Kategori Rawan Tinggi, Ini Antisipasi Bawaslu

    Pasangkayu Kategori Rawan Tinggi, Ini Antisipasi Bawaslu

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 189
    • 0Komentar

    ” Pasangkayu sebagai daerah rawan tinggi, tentu akan menjadi perhatian khusus bagi kami. IKP akan menjadi basis untuk program pencegahan dan pengawasan tahapan Pemilu 2024, serta akan menjadi dasar dalam memproyeksi dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran” sebut Ardi, Jumat 6 Januari. Kata dia, langkah antisipasi yang akan dilakukan diantaranya, melakukan pencegahan sedini mungkin, dengan […]

expand_less