Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan ekonomi secara berkelanjutan.
“Hal ini menjadi penegasan komitmen daerah terhadap pembangunan yang harmonis,” pungkasnya.
Rapat ini menjadi forum utama untuk mengevaluasi hasil penyusunan KLHS yang telah disiapkan. Peserta rapat, termasuk tim penyusun, memaparkan hasil kajian mereka dan membahas secara mendalam isu-isu strategis seperti pengelolaan sumber daya alam, potensi bencana, dan dampaknya terhadap masyarakat.
Evaluasi ini diharapkan menghasilkan dokumen KLHS yang komprehensif dan implementatif. Dokumen tersebut akan menjadi panduan bagi Pemkab Pasangkayu dalam menyusun RPJMD yang lebih responsif terhadap isu lingkungan dan iklim. Tujuannya adalah menciptakan pembangunan yang berwawasan lingkungan, memastikan kemajuan ekonomi dapat dinikmati tanpa mengorbankan kualitas hidup di masa depan. Rapat ini menunjukkan komitmen serius dari para pimpinan daerah untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pasangkayu. (Rls)