Komitmen Puskesmas Lara Sinergi Tangani Stunting di Desa Tasokko
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Ming, 14 Sep 2025
- comment 0 komentar

Upaya yang Sudah Dilakukan oleh Puskesmas adalah sosialisasi jadwal posyandu melalui toa masjid, media sosial, dan kunjungan rumah, Konseling ASI eksklusif, MP-ASI, kelas ibu balita dan hamil, Pemberian Vitamin A, obat cacing, dan Taburia untuk memperkuat gizi anak dan Pelatihan kader posyandu dan koordinasi lintas sektor dengan desa, dusun, PKK, serta PLKB.
Harapan dan Dukungan yang Diperlukan Untuk memperkuat layanan, Puskesmas Lara bersama kader berharap adanya Insentif tambahan bagi kader posyandu yang saat ini kisaran 125.000 per bulan, usulan Setiap desa memiliki Tenaga Pelaksana Gizi (TPG)m Posyandu yang lebih layak, nyaman, dan ramah ibu anak, Ketersediaan alat ukur antropometri standar.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menegaskan bahwa melalui program Pasti Padu yang digagas Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, pemerintah provinsi akan terus mendorong kolaborasi.
“Desa Tasokko harus menjadi contoh bagaimana posyandu menjadi pusat penggerak kesehatan. Penanganan stunting hanya bisa berhasil dengan kerja bersama lintas sektor. Kita ingin generasi Sulbar tumbuh sehat, unggul, dan berkarakter,” tegasnya. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
