Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Kesbangpol Sulbar Hadiri Massossor Manurung, Perkokoh Ketahanan Seni dan Budaya Daerah

Kesbangpol Sulbar Hadiri Massossor Manurung, Perkokoh Ketahanan Seni dan Budaya Daerah

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Sunusi, menghadiri kegiatan Massossor Manurung yang digelar oleh Lembaga Adat Kerajaan Mamuju, bertempat di Rumah Adat Mamuju.

Kegiatan adat ini dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Barat, Bupati Mamuju, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi budaya. Tradisi Massossor Manurung merupakan salah satu warisan leluhur masyarakat Mamuju yang sarat makna filosofi, sebagai simbol pembersihan benda pusaka sekaligus refleksi moral bagi masyarakat serta sebagai pilar utama ketahanan bangsa. Pernyataan ini disampaikan saat beliau menghadiri upacara adat tahunan Massossor Manurung (Pencucian Pusaka Kerajaan Mamuju) di8 Kabupaten Mamuju pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka menjelaskan bahwa tradisi Massossor Manurung tidak hanya menjadi simbol pelestarian benda pusaka, tetapi juga bentuk introspeksi dan pembersihan moral bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Massossor Manurung ini bukan hanya pembersihan benda pusaka, tapi juga pembersihan diri dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan, pemerintahan, maupun sosial di setiap masa. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk kita laksanakan disetiap periode yang ditentukan,” ujar Gubernur Suhardi Duka.

Gubernur yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Mamuju periode 2005–2015 itu menegaskan pentingnya budaya sebagai penuntun jati diri dan kepribadian masyarakat.

“Budaya adalah penuntun kita untuk menjadi jati diri dan kepribadian kita, termasuk bahasa. Bahasa Mamuju adalah bagian dari identitas kita. Jika ada orang Mamuju yang tidak tahu bahasa Mamuju, itu artinya tercabut dari akar budayanya. Maka mari belajar bahasa, Mamuju,” tegasnya.

Lebih lanjut, Suhardi Duka menilai bahwa budaya tidak hanya harus dijaga secara sakral, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi potensi ekonomi daerah melalui pariwisata budaya. Ia mencontohkan daerah seperti Bali yang mampu menggabungkan nilai spiritual dan ekonomi dalam kegiatan budayanya.

“Budaya di era modern seperti sekarang tidak hanya disakralkan, tapi juga bisa dipasarkan. Contohnya Bali, orang datang ke sana bukan hanya untuk menikmati alamnya, tapi juga budayanya. Maka tradisi Massossor Manurung ini bisa kita kembangkan menjadi atraksi wisata budaya yang menarik wisatawan lokal dan mancanegara,” paparnya.

Menurutnya, keunikan budaya Mamuju yang berangkat dari kepercayaan bahwa Manurung bukanlah benda biasa, melainkan “dilahirkan”, memiliki nilai mistik dan simbolik yang tinggi sehingga dapat menarik perhatian dunia luar.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUPR Sulbar Dorong Inovasi Layanan Publik, Usung “Sipemimpin” dan “Elaboroji” ke Ajang Nasional

    PUPR Sulbar Dorong Inovasi Layanan Publik, Usung “Sipemimpin” dan “Elaboroji” ke Ajang Nasional

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 67
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Upaya penguatan inovasi pelayanan publik terus dilakukan pemerintah daerah seiring dorongan pemerintah pusat dalam mempercepat reformasi birokrasi berbasis kinerja dan digitalisasi. Di tengah tren nasional tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat mengusung dua inovasi unggulan, Sipemimpin dan Elaboroji, untuk berpartisipasi dalam ajang Innovation Award. Hal ini mengemuka […]

  • Pemkab Lakukan Persiapan Pagelaran Sayyang Pattudu di HUT Majene ke-477

    Pemkab Lakukan Persiapan Pagelaran Sayyang Pattudu di HUT Majene ke-477

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 178
    • 0Komentar

    MAJENE, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Menyambut pagelaran budaya sayyang patu’du’ yang melibatkan Pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, Lurah dan Kepala Desa sebagai peserta dan menjadi rangkaian peringatan hari jadi Majene ke-477 yang rencananya akan digelar Kamis 11 Agustus 2022. Disbudpar majene lakukan sosialisasi teknis yang diikuti para kepala OPD, unsur Forkopimda, dan 62 kades dan lurah se-Kabupaten […]

  • Tinjau Serapan Anggaran 2018, Wakil Bupati Mamuju Lakukan Monev

    Tinjau Serapan Anggaran 2018, Wakil Bupati Mamuju Lakukan Monev

    • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 552
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, MAMUJU – Menjelang akhir tahun, Pemkab Mamuju melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) atas serapan anggaran ditahun anggaran 2018. Monev ini dipimpin Wakil Bupati Mamuju, H. Irwan SP Pababari berlangsung di Kecamatan Sampaga, Selasa, 23 Oktober. Kegiatan monev yang juga didampingi oleh Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Syamsul Suddin tersebut merupakan tindak […]

  • Kontingensi Bencana

    Wujudkan Sulbar Tangguh, Bapperida Ikut Dalami Penyusunan Rencana Kontingensi Bencana

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 197
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Bapperida Sulbar melalui perwakilan ASN perencana mengikuti Pelatihan Penyusunan Rencana Kontingensi Bencana yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulbar bekerja sama dengan Pusdiklat PB BNPB RI. Kegiatan di Marasa Corner, Sulbar itu berlangsung pada 29 September hingga 3 Oktober 2025. Sejalan dengan visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur […]

  • Pemkab Pasangkayu Seriusi Penerapan Sistem Merit

    Pemkab Pasangkayu Seriusi Penerapan Sistem Merit

    • calendar_month Kam, 6 Des 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 457
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU — Reformasi birokrasi menjadi salah satu sasaran pembangunan yang dilakukan Pemkab Pasangkayu secara berkesinambungan. Untuk periode kedua kepemimpinan Bupati Agus Ambo Djiwa dan Wakilnya Muhammad Saal, reformasi birokrasi masuk dalam program Nawa Jiwa (sembilan program preoritas). Salah satu upaya dilakukan untuk mewujudknya, Pemkab Pasangkayu secara serius akan menerapkan sistem merit. Yakni sistem yang […]

  • Patroli Gabungan Polres Pasangkayu Jaring Delapan Unit Motor

    Patroli Gabungan Polres Pasangkayu Jaring Delapan Unit Motor

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 359
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Patroli gabungan Polres Pasangkayu pada Sabtu malam (27 Maret.red), berhasil menjaring delapan unit motor yang menggunakan knalpot racing. Terjaring dibeberapa lokasi berbeda di kota Pasangkayu. Kedelapan unit motor itu kemudian digelandang kantor Polres Pasangkayu.

expand_less