Sulbar Masuk 8 Besar Nasional untuk Realisasi Belanja, Pemprov Genjot PAD Jelang Akhir Tahun
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sen, 17 Nov 2025
- comment 0 komentar

Dalam rakor, Gubernur Sulbar juga menyampaikan bahwa proyeksi realisasi APBD 2025 diperkirakan hanya mencapai 92–93 persen. Pertimbangan tersebut didasarkan pada prediksi pendapatan yang tidak memenuhi target, serta adanya penyesuaian belanja untuk memastikan keseimbangan anggaran.
Junda menjelaskan, dalam 1–2 hari ke depan, pihaknya bersama tim akan mempelajari lebih dalam dan melakukan percepatan belanja pada masing-masing OPD, khususnya belanja prioritas.
Ia juga menyoroti penyebab keterlambatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk target pendapatan yang dinilai terlalu tinggi pada awal perencanaan.
“Keterlambatan PAD ini karena targetnya terlalu tinggi dan pada kenyataannya tidak bisa kita capai. Selain itu perlu intensifikasi pengelolaan pajak dan peningkatan SDM pengelola pendapatan,” tuturnya.
Sementara itu, dari sisi belanja, Pemprov Sulbar berkomitmen melakukan pengendalian agar tidak terjadi pengeluaran yang tidak sesuai prioritas.
“Semua belanja yang tidak prioritas dan tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat akan kita rem. Sedangkan belanja prioritas, khususnya yang sudah berkontrak dan terlaksana, akan diprioritaskan pembayarannya tahun ini agar tidak menimbulkan beban utang di 2026,” tegas Junda Maulana.
Pemprov Sulbar berharap langkah-langkah percepatan tersebut dapat menjaga stabilitas fiskal daerah dan memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa meninggalkan beban anggaran pada tahun berikutnya. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
