Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i, Perkuat Dakwah Progresif di Era Digital

Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i, Perkuat Dakwah Progresif di Era Digital

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
  • comment 0 komentar

“Melalui pre-test, diskusi interaktif, sharing pengalaman, hingga post-test, kami ingin memetakan potensi dan preferensi para da’i. Hasilnya akan menjadi basis data dan rekomendasi strategis untuk penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat secara berkelanjutan,” kata Murdanil.

Menurutnya, ruang digital bukan sekadar ruang ekspresi, melainkan ruang publik yang memiliki konsekuensi hukum, sosial, dan kebangsaan. Karena itu, narasi keagamaan harus menjadi penyejuk dan perekat, bukan pemicu polarisasi.

Ditempat yang sama akademisi STAIN Majene yang didaulat menjadi salah satu narasumber, Prof. Muhammad Nasir, menegaskan bahwa dakwah tidak boleh dipahami semata sebagai aktivitas ceramah, melainkan sebagai proses transformasi sosial.

“Dakwah adalah misi peradaban. Ia menjaga harmoni masyarakat, merawat persatuan di tengah polarisasi, dan menghadirkan nilai rahmah serta toleransi dalam ruang publik,” ujar Prof. Nasir.

Ia mengingatkan bahwa di era digital, siapa pun dapat berbicara atas nama agama, sementara popularitas kerap dianggap sebagai otoritas. “Inilah tantangan kita. Muncul ustaz viral tanpa kompetensi, informasi agama tidak terverifikasi, dan masyarakat sulit membedakan antara ahli dan influencer. Karena itu, diperlukan standar keilmuan, sanad yang jelas, serta literasi keagamaan digital,” tegasnya.

Prof. Nasir juga menekankan pentingnya konsistensi antara front stage dan back stage dalam diri seorang da’i. Menurutnya, kredibilitas da’i ditentukan oleh keselarasan antara ucapan dan tindakan, kejujuran ilmiah, serta akhlak sebagai dakwah utama.

“Konten viral belum tentu valid. Potongan ceramah tanpa konteks bisa memicu salah paham. Maka budaya tabayyun digital harus menjadi etika bersama dalam berdakwah,” tambahnya.

Pada workshop ini, selain unsur pemerintah provinsi dan akademisi, turut hadir dalam memberi penguatan materi dari TNI, Pakar Hukum Tata Negara dan Professional Broadcaster. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal gerakan bersama dalam membangun masa depan keagamaan yang lebih kokoh, harmonis, dan strategis di Mamuju dan seluruh wilayah Sulawesi Barat.(rls)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Ekstra PKK Makassar Tingkatkan Kualitas SDM Sektor Busana Lokal

    Kerja Ekstra PKK Makassar Tingkatkan Kualitas SDM Sektor Busana Lokal

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 209
    • 0Komentar

    “Tujuan kami jelas, mendorong para penjahit menjadi desainer, paham manajemen usaha, dan mampu mengakses pembiayaan,” ujar Ketua Pokja III TP PKK Makassar, Andi Erika Novianti. Sekretaris TP PKK Makassar, Wardah Kadir menyampaikan, harus berani mengembangkan diri menjadi pelaku industri fesyen yang inovatif dan mandiri. “Kami ingin para ibu-ibu penjahit lokal ini bisa naik kelas,” harapnya. […]

  • Polres Mamasa Amankan Jalannya Pelaksanaan Salat Idul Adha

    Polres Mamasa Amankan Jalannya Pelaksanaan Salat Idul Adha

    • calendar_month Kam, 23 Agu 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Sementara itu, ditempat yang berbeda Kapolres Mamasa AKBP Arianto menegaskan bahwa, pengamanan salat Idul Adha yang dilaksanakan oleh umat muslim diwilayah Kabupaten Mamasa sebagai wujud pelayanan prima Polres Mamasa terhadap masyarakat karena Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. “Pengamanan salat Idul Adha di Mamasa sebagai wujud pelayanan prima Polres Mamasa kepada masyarakat, karena Polri […]

  • Pengelola dan Pedagang Pasar Tradisional Dituntut Berperan Maksimalkan Pengelolaan Sampah

    Pengelola dan Pedagang Pasar Tradisional Dituntut Berperan Maksimalkan Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Selain itu, Melinda Aksa juga menekankan pentingnya peran pedagang untuk memilah sampah mereka sendiri. Sehingga pengelolaannya berjalan maksimal. “Tidak bisa hanya berharap pada pemerintah atau pengelola pasar. Semua pedagang juga harus ikut berpartisipasi,”ujar Melinda saat mengunjungi Pasar Panakkukang, Jumat (22/8/2025). “Ini soal tanggung jawab bersama. Kalau semua terlibat, kesadaran akan tumbuh, dan kebiasaan baik ini […]

  • aplikasi Juara

    BKD Sulbar Hadirkan Aplikasi Juara untuk Permudah Layanan ASN

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Menurutnya, terobosan BKD Sulbar itu akan sangat membantu pegawai yang berdomisili jauh dari ibu kota provinsi. Misalnya, ASN di Kabupaten Pasangkayu dapat mengurus administrasi pensiun secara daring tanpa perlu datang ke Mamuju. Meski belum resmi diluncurkan, Suhardi Duka memberikan apresiasi kepada BKD Sulbar atas inovasi tersebut. Ia juga menyarankan agar fitur dan informasi dalam aplikasi […]

  • Wagub Sulbar Minta OJK Perkuat Pengawasan KUR untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

    Wagub Sulbar Minta OJK Perkuat Pengawasan KUR untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 224
    • 0Komentar

    “Dengan dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan bank dan non-bank, serta pendampingan dari instansi teknis, diharapkan tercipta ekosistem bisnis yang sehat. Keberadaan off taker atau kepastian pasar juga diyakini akan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ungkapnya. Sinergi antara sektor pertanian, perdagangan, dan jasa keuangan dinilai sangat penting. Pertanian menyediakan komoditas berkualitas, perdagangan mendistribusikannya secara efisien, dan […]

  • Bey Machmudin Apresiasi Film Hantu di Sekolah

    Bey Machmudin Apresiasi Film Hantu di Sekolah

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2024
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 398
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengapresiasi film pendek berjudul Hantu di Sekolah yang digagas Satgas Saber Pungli Provinsi Jabar. Film pendek ini yang diluncurkan bertepatan dengan berlangsungnya masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebagai upaya kreatif dalam menyosialisasikan pencegahan pungutan liar di satuan pendidikan. Kampanye melalui film pendek bertujuan mewujudkan PPDB […]

expand_less