EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju menjelang rencana masuknya peserta didik pada 31 Juli 2026 sesuai arahan Kementerian Sosial.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas utama, mulai dari ruang belajar hingga asrama, telah memenuhi standar kelayakan sehingga siap digunakan oleh para siswa, sesuai dengan arahan Gubernur Suhardi Duka.
“Sesuai arahan Kementerian Sosial, anak-anak untuk Sekolah Rakyat Mamuju akan mulai masuk ke asrama pada tanggal 31 Juli. Karena itu kami berkepentingan memastikan apakah tempat yang akan ditempati sudah benar-benar layak,” kata Junda Maulana, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan, tahap awal akan diperuntukkan bagi peserta didik baru, sedangkan program rintisan berikutnya akan dimulai pada akhir Agustus setelah seluruh pekerjaan pembangunan selesai.
Dari hasil peninjauan, fasilitas belajar dinilai telah mampu menampung sebanyak 270 peserta didik yang terdiri atas 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Sebanyak sembilan ruang kelas telah tersedia, dengan kapasitas sekitar 30 siswa setiap kelas.
Selain ruang belajar, dua unit asrama juga telah disiapkan untuk menampung seluruh peserta didik pada tahap awal. Ketersediaan air bersih dan fasilitas pendukung lainnya telah tersedia, sementara dapur masih bersifat sementara. Junda Maulana menegaskan kepada satuan kerja dan pelaksana proyek agar memastikan seluruh fasilitas siap digunakan sebelum 31 Juli.
“Saya meminta kepada Satker dan pelaksana untuk memastikan bahwa ketika anak-anak datang pada 31 Juli nanti, semuanya sudah siap. Kalau tidak siap, tentu akan mendapat teguran,” ujarnya.

