KONI Sulbar Paparkan Penguatan Tata Kelola dan Pembinaan Prestasi pada Raker KONI Mamuju Tengah
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 25 menit yang lalu

Pada 1–20 Oktober 2026, cabang olahraga diminta melaporkan daftar tim pelatih dan atlet kepada Bidang Data KONI Provinsi Sulawesi Barat. Selanjutnya, pada 21–30 Oktober 2026, data tersebut akan diinput dan menjadi pedoman pelaksanaan evaluasi kemampuan fisik atlet.
Tahap berikutnya berlangsung pada November 2026 melalui evaluasi kemampuan fisik atlet. Proses tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai dari persiapan, pelaksanaan evaluasi, pengimputan hasil, hingga penyampaian hasil kepada cabang olahraga.
Sementara pada Desember 2026, cabang olahraga akan memasuki tahap pelaporan dan evaluasi program latihan, yang mencakup program tahunan, program bulanan, dan program mingguan. Evaluasi program dilakukan bersama pelatih untuk memastikan program pembinaan berjalan selaras dengan target prestasi.
Dalam kesempatan tersebut, Suratmin Amir menekankan bahwa keberhasilan pembinaan prestasi olahraga tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.
Sinergi antara KONI Provinsi, KONI Kabupaten, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet menjadi bagian penting dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.
KONI Kabupaten Mamuju Tengah diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, memastikan administrasi organisasi berjalan tertib, serta mendukung proses pendataan dan evaluasi atlet sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Roadmap KONI Sulbar juga mengarahkan agar cabang olahraga melaporkan data tim pelatih dan atlet tepat waktu, mengikuti seluruh tahapan evaluasi kemampuan fisik dan program latihan, serta berkoordinasi aktif dengan Bidang Data KONI Provinsi Sulawesi Barat.
Rapat Kerja KONI Kabupaten Mamuju Tengah menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan program olahraga.
Melalui paparan tersebut, KONI Provinsi Sulawesi Barat mendorong agar pembinaan olahraga di tingkat kabupaten semakin terencana, terukur, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
“Organisasi yang tertib, data yang akurat, program latihan yang terukur, serta koordinasi yang kuat merupakan bagian penting dari proses menuju prestasi olahraga,” demikian garis besar pesan yang disampaikan dalam paparan Sekretaris Umum KONI Sulawesi Barat, Suratmin Amir.
KONI Sulawesi Barat akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan KONI Kabupaten se-Sulawesi Barat dalam mempersiapkan atlet dan cabang olahraga menghadapi tahapan Pra-PON 2027 hingga PON XXII Tahun 2028. (*)
- Penulis: Ekspos Sulbar

