Siswa Sekolah Rakyat di Mamuju Trauma Usai Diduga Dikeroyok 8 Senior, Kasus Dilaporkan
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

Foto ilustrasi Kasus dugaan perundungan (bullying) seorang siswa Sekolah Rakyat di Mamuju, Sulawesi Barat.
Kini, keluarga korban resmi melaporkan dugaan tindak penganiayaan serta dugaan kelalaian pihak Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulbar ke Polresta Mamuju.
Langkah hukum ini diambil Edo menegaskan langkah hukum ini diambil tidak hanya demi menuntut keadilan bagi korban, tetapi juga sebagai teguran keras bagi pengelola sekolah.
”Keluarga berharap pihak sekolah segera melakukan evaluasi total dan memperkuat sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Secara terpisah, pihak kepolisian membenarkan adanya aduan terkait dugaan penganiayaan siswa tersebut. Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menyatakan laporan dari pihak keluarga korban telah resmi diterima.
”Iya, betul laporan terkait (dugaan) pengeroyokan itu sudah kami terima,” ungkap Iptu Herman Basir.
Saat ini, kepolisian tengah mendalami laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan bukti-bukti serta memeriksa saksi-saksi terkait.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulbar, Dauliah Tasdir, belum memberikan jawaban. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp maupun panggilan telepon belum mendapatkan tanggapan. (*)
- Penulis: Ekspos Sulbar

