BPBD Sulbar dan BMKG Perkuat Koordinasi Hadapi Peralihan Musim, El Nino dan Potensi Bencana Hidrometeorologi
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 22 jam yang lalu

Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, mengingat peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan berpotensi meningkatkan ancaman bencana, termasuk banjir, tanah longsor, angin kencang, dan bencana hidrometeorologi lainnya, terutama pada wilayah yang memiliki kerawanan tinggi.
Selain prakiraan musim hujan, rapat juga membahas pemantauan fenomena El Niño tahun 2026/2027 dan dampaknya terhadap pola curah hujan. Fenomena ini berpotensi menyebabkan berkurangnya curah hujan dan memperpanjang periode hari tanpa hujan di Indonesia, sehingga perlu diantisipasi melalui langkah mitigasi yang terencana.
Aspek kualitas udara turut menjadi perhatian, khususnya dalam mendukung pemantauan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Sulawesi Barat. Informasi kualitas udara dan perkembangan cuaca dari BMKG menjadi salah satu dasar penting bagi BPBD dalam menyusun langkah kesiapsiagaan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa informasi meteorologi dan klimatologi harus menjadi dasar dalam menentukan langkah antisipasi serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Koordinasi dengan BMKG sangat penting untuk memastikan setiap langkah penanggulangan bencana didukung oleh informasi cuaca dan iklim yang akurat. Kita perlu mengantisipasi perubahan musim sejak dini, baik terhadap potensi kekeringan dan karhutla maupun ancaman banjir, tanah longsor, serta cuaca ekstrem saat memasuki musim hujan,” kata Yasir Fattah.
#PemprovSulbar #GubernurSulbar #GubernurSuhardiDuka #bpbdsulbar #bpbdsulawesibarat #sulbartangguh
- Penulis: Ekspos Sulbar

