Dinilai tak Adil PI Migas Blok Sebuku, Gubernur Sulbar Dituntut Mundur
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sab, 23 Jun 2018
- comment 0 komentar

ekspossulbar.com, MEJENE – Kebijakan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) yang membagi hak partisipasi atau Participating Interest (PI) tambang migas di Blok Sebuku Pulau Lereklerakang mendapat protes dari masyarakat Majene yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Majene (AMM). Mereka menganggap pembagian hak partisipasi tidak adil.
Melalui inisiator penggerak massa AMM, Muhammad Irfan Syarif, Jumat (22/6) mengatakan bahwa masyarakat akan terus melakukan perlawanan jika ABM tetap ngotot dengan kebijakan yang dibuat.
“Jika tidak, kami akan terus melawan. Bahkan bersedia menggulingkan bapak Gubernur Sulbar supaya lengser dari jabatannya,” sebut Irfan.
Apa yang dilakukan masyarakat Majene dalam aksi demo damai jilid dua, katanya adalah wujud perlawanan kepada ABM yang dinilai sangat melukai hati masyarakat Majene.
“Harapan masyarakat Majene hanya ingin mempertahankan han 50 persen atas pembagian PI Blok Sebuku. Ini akan kami perjuangkan hingga titik darah penghabisan kami kapanpun dan dalam koridor formal. Kami AMM mengingatkan Gubernur Sulbar agar mengembalikan hak masyarakat Majene,” tegas Irfan.
- Penulis: Ekspos Sulbar
