EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Bujaeramy Hassan, menegaskan pentingnya kehadiran dan penguatan jabatan fungsional di lingkungan Dinas ESDM sebagai bagian dari transformasi birokrasi yang lebih adaptif, responsif, dan berbasis keahlian.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pelantikan pejabat fungsional oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), di Kantor Gubernur Sulbar baru-baru ini. Dalam pelantikan tersebut, tiga orang pejabat fungsional dari Dinas ESDM Sulbar resmi dikukuhkan sebagai Penyelidik Bumi Ahli Pertama, yakni Nur Alam Syah R, Andi Hasrul B, dan Suci Anastasia.
“Kami sangat menyambut baik pelantikan ini, karena pejabat fungsional merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan tugas-tugas teknis strategis di bidang energi dan sumber daya mineral,” ujar Bujaeramy Hassan.
“Mereka tidak hanya bertanggung jawab pada aspek operasional, tetapi juga memastikan bahwa seluruh kebijakan dan program kerja berbasis data, analisis geologi, dan prinsip kehati-hatian,” sambungnya.
Menurut Bujaeramy, tantangan sektor energi dan minerba semakin kompleks, termasuk kebutuhan akan data geologi yang akurat, penyelidikan potensi sumber daya, serta pengawasan terhadap kegiatan pertambangan. Dalam konteks tersebut, kehadiran pejabat fungsional yang memiliki kompetensi teknis menjadi sangat krusial.