RPJMD Jadi Peta Jalan, Bapperida Sulbar Genjot Ekonomi Biru untuk Akselerasi Pertumbuhan
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Jum, 26 Sep 2025
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Pemprov Sulbar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus mendorong pengembangan ekonomi biru sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal ini ditegaskan oleh Plt. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) Bapperida Sulbar, Muh. Saleh, saat mewakili Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menjadi narasumber dalam Sandeq Business, Investment, and Economic (SAQBE) Forum 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia Sulawesi Barat, di Ballroom Grand Maleo Hotel, Kamis, 25 September 2025.
Forum yang mengangkat tema “Optimalisasi Sektor Perikanan untuk Akselerasi Ekonomi Sulawesi Barat yang Inklusif dan Berkelanjutan” ini sejalan dengan misi pertama Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Muh. Saleh menyoroti daya saing Sulbar yang masih tertinggal dari rata-rata nasional. Tahun 2024, indeks daya saing Sulbar tercatat 3,24, lebih rendah dari nasional sebesar 3,43. Pilar stabilitas ekonomi makro menjadi perhatian khusus dengan skor 3,99 dan peringkat ke-25 nasional.
“Kondisi ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sulbar masih fluktuatif. Pada Triwulan II 2025, misalnya, ekonomi kita tumbuh 4,29 persen, masih di bawah rata-rata nasional,” ungkapnya.
Meski demikian, sektor unggulan yang menopang ekonomi Sulbar cukup kuat. Pertanian mendominasi dengan kontribusi 46,11 persen terhadap PDRB, terutama dari subsektor perkebunan sawit (22,90 persen). Sementara itu, subsektor perikanan dengan kontribusi 11,06 persen dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
- Penulis: Ekspos Sulbar
