Lawan Stigma Epilepsi, DKPPKB Sulbar Gaungkan Semangat Purple Day 2026
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawa kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menggaungkan semangat kepedulian terhadap penyandang Epilepsi dalam momentum Purple Day 2026 atau Hari Epilepsi Sedunia.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Turning Stories into Action” (Mengubah Cerita Menjadi Tindakan), yang menekankan pentingnya langkah nyata, bukan sekadar berbagi cerita. Mulai dari edukasi pertolongan pertama saat kejang, mengurangi stigma, hingga menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang epilepsi.
Momentum yang juga dikenal sebagai Hari Ungu ini menjadi simbol solidaritas global. Masyarakat diajak mengenakan atribut berwarna ungu sebagai bentuk dukungan sekaligus kampanye untuk memutus stigma yang masih melekat.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyebut masih banyak kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait epilepsi.
“Epilepsi bukan penyakit menular dan bukan gangguan jiwa. Ini adalah gangguan neurologis yang bisa dikendalikan dengan pengobatan yang tepat. Penderitanya tetap bisa hidup produktif jika mendapat dukungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, stigma sosial sering kali justru menjadi penghalang terbesar, baik dalam akses pengobatan maupun kehidupan sosial penyandang epilepsi.
- Penulis: Ekspos Sulbar
