Kepala Dispoparekraf Sulbar Turut Dampingi Gubernur Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Salabose Majene
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Rab, 26 Agu 2026

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAJENE – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, turut mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Syekh Abdul Mannan, di Salabose, Kabupaten Majene, pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Kegiatan bertema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia, Berkarakter dan Berlandaskan Kearifan Lokal” tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Majene bekerja sama dengan Keluarga Besar Rumpun Masyarakat Poralle Salabose.
Dalam kegiatan tersebut hadir pula Bupati Majene, A. Achmad Syukri, sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Sulbar, Wakil Bupati Majene, Ketua DPRD Kabupaten Majene, unsur Forkopimda, dan beberapa pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat Salabose.
Kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian nilai-nilai religius, sejarah, dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam sambutannya menegaskan bahwa Salabose memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah dan kebudayaan di Kabupaten Majene.
Menurutnya, tradisi Maulid di Salabose memiliki kekhasan tersendiri yang harus terus dijaga sebagai bagian dari penghormatan terhadap sejarah, leluhur, adat, dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
“Tidak ada wilayah lain yang melaksanakan Maulid sebelum pelaksanaan Maulid di Salabose, karena memiliki makna tersendiri sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur serta pelestarian adat dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun,” ujar Suhardi Duka.
Suhardi Duka berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkokoh persatuan, serta meningkatkan keimanan dan keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW.
“Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat Sulawesi Barat yang maju, harmonis, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya serta kearifan lokal,” katanya.
- Penulis: Ekspos Sulbar

