Kepala Dispoparekraf Sulbar Turut Dampingi Gubernur Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Salabose Majene
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Rab, 26 Agu 2026

Sementara itu, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, mengatakan Salabose merupakan salah satu ruang budaya dan sejarah yang memiliki nilai penting bagi identitas masyarakat Sulawesi Barat.
Ia menyebut bahwa peringatan Maulid di Salabose bukan hanya memiliki dimensi keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan tradisi yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
“Salabose memperlihatkan kepada kita bahwa nilai agama, sejarah, dan budaya dapat tumbuh secara harmonis. Tradisi seperti ini harus terus kita rawat, karena di dalamnya terdapat identitas, kearifan lokal, sekaligus nilai pendidikan yang sangat berharga bagi generasi penerus,” jelas Bau Akram.
Kepala Dispoparekraf juga menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum untuk semakin menghayati dan meneladani kepribadian Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Meneladani Rasulullah harus dapat diwujudkan dalam sikap dan perilaku kita sehari-hari. Kejujuran, amanah, kepedulian terhadap sesama, serta semangat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat mesti terus kita hidupkan, terutama dalam membangun generasi dan daerah kita,” tegas Bau Akram.
Selain memiliki makna religius dan pendidikan karakter, Bau Akram menilai pelestarian tradisi Maulid di Salabose juga memiliki nilai penting dalam menjaga identitas budaya daerah.
“Dispoparekraf Sulbar memandang kekayaan budaya seperti tradisi Maulid di Salabose sebagai aset daerah yang memiliki nilai besar. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga keaslian dan marwah tradisi ini, sekaligus memperkenalkannya secara lebih luas sebagai bagian dari kekayaan budaya dan tradisi keagamaan Sulawesi Barat,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Ekspos Sulbar

