Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Merangkai Harmoni di Hari Jadi Mamuju ke 478

Merangkai Harmoni di Hari Jadi Mamuju ke 478

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 15 Jul 2018
  • comment 0 komentar

Sementara itu, di hadapan awak media, Bupati Mamuju membeberkan bahwa tugas pemerintah daerah saat ini masih cukup banyak yang mesti dibenahi. Kendati demikian, dirinya optimis terhadap tantangan itu sebagai Bupati Mamuju.

“Semua aspek harus kita benahi. Tentu rujukannya kembali ke visi misi,” bebernya.

Diantara tantangan penting yang menjadi prioritas bagi pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Mamuju itu ada pada peningkatan pada sektor infrastruktur dan peningkatan Sumber Daya Manusia. “Yang prioritas kita adalah infrastruktur. peningkatan kompetensi baik aparat, masyarakat dan pendidikannya dan kesehatannya, dan peningkatan potensi para birokrasi,” pungkasnya.

Sedangkan pada sektor lain, pasangan Irwan SP Pababari ini mendorong kearifan lokal sebagai penggerak utama dalam bidang ekonomi kreatif. “Kemudian kita akan mendorong kearifan lokal melalui ekonomi kreatif. Dan tentu untuk mengurai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan,” tuturnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua DPRD Mamuju, Hj.Sitti Suraidah Suhardi, memberi apresiasinya terhadap pemerintahan yang kini dinakhodai oleh Habsi Wahid dan Irwan SP Pababari itu. Sebab di tangan keduanya, Mamuju dapat merangkak dan menunjukkan grafik positifnya lebih tinggi.

“Sejumlah penghargaan kini berderet manis di atas etalase karena kepiawaian dan kekompakan keduanya memimpin daerah ini. Tak tanggung tanggung prestasi yang dicatatkan tak sekedar untuk menjaga citra pemerintahan dan martabat rakyat mamuju melalui sederet koleksi penghargaan dari museum rekor dunia indonesia (muri), tetapi demikian halnya dengan segenap pembuktian terhadap tata kelola pemerintahan hingga keuangan di daerah ini. Sehingga predikat opini wajar tanpa pengecualian dapat kembali di sematkan pada daerah ini,” terangnya dalam sidang paripurna Sabtu pagi itu.

Oleh karenya, perempuan yang juga putri mantan bupati ke X Mamuju, Suhardi Duka itu meminta komitmen pemerintahan sekarang untuk tetap menjaga hubungan baiknya dengan publik. Karena keharmonisan pemerintah dengan masyarakatnya akan memandu untuk tetap fokus terhadap cita-cita daerah ini, tidak terjebak dan terserak karena paradigma berpikir yang kontraproduktif. (hms/moana/*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil Bonceng Legenda Hidup Pembalap Indonesia Keliling Kota Mataram, Ingatkan Kenangan Manis Tjetjep

    Ridwan Kamil Bonceng Legenda Hidup Pembalap Indonesia Keliling Kota Mataram, Ingatkan Kenangan Manis Tjetjep

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 186
    • 0Komentar

    KOTA MATARAM — Sebelum mengantarkan Tjetjep Heryana ke Pertamina Sirkuit Mandalika untuk menonton MotoGP. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terlebih dahulu mengajak Tjetjep jalan-jalan menggunakan motor tua yang ada sespannya untuk berkeliling di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.   Hal itu dilakukan guna menyegarkan ingatan untuk melihat aspal jalanan yang dulu seringkali menjadi teman akrab […]

  • ratu malea

    Sulbar Siap Gelar Kejurnas Catur ke-50, Ratu Malea Jadi Maskot Kebanggaan Daerah

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 50
    • 0Komentar

    “Catur di papan itu hanya teori, tapi sesungguhnya kita harus bisa bermain catur dalam kehidupan nyata. Itulah makna catur yang sesungguhnya,” ujar Suhardi Duka. Ia juga mengapresiasi keberanian Pengprov Percasi Sulbar menggelar kejurnas di tengah keterbatasan anggaran. “Pemprov bersama enam bupati memang belum mampu melaksanakan Porprov. Karena itu, pelaksanaan Kejurnas Catur ini merupakan langkah berani […]

  • Sulbar Bergerak Cepat, Siap Dukung Target Nasional Percepatan Penanganan Sampah

    Sulbar Bergerak Cepat, Siap Dukung Target Nasional Percepatan Penanganan Sampah

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Selain menggandeng dunia akademisi, DLH Sulbar juga akan mengintensifkan gerakan masyarakat peduli sampah. Edukasi dan sosialisasi akan menjadi kunci utama dalam upaya ini. “Kami akan lebih masif lagi mengedukasi masyarakat, terutama di tiga lokasi utama: sekolah, pasar, dan kawasan pesisir,” tutur Zulkifli. Pihak DLH Sulbar menyadari bahwa perubahan perilaku masyarakat adalah tantangan terbesar. Oleh karena […]

  • BPKPD Sulbar Komitmen Tingkatkan Nilai IPKD, Hadiri Rapat Awal Tim Pengukur se-Sulbar

    BPKPD Sulbar Komitmen Tingkatkan Nilai IPKD, Hadiri Rapat Awal Tim Pengukur se-Sulbar

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 51
    • 0Komentar

    “Agenda utama rapat adalah percepatan penginputan IPKD tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 20–26 Oktober 2025, dengan tahapan validasi pada 22–26 Oktober 2025,” ungkap Musra Awaluddin. Sementara itu, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan seluruh kabupaten di Sulbar mampu melakukan penginputan dan pengukuran IPKD secara tepat […]

  • BPN Absen Dipertemuan Warga, Polemik HGU di Desa Lariang Kian Meresahkan

    BPN Absen Dipertemuan Warga, Polemik HGU di Desa Lariang Kian Meresahkan

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 435
    • 0Komentar

    “ Kalau begini, tadi warga sepakat akan ramai-ramai mendatangi BPN. Kami akan segera mengatur kapan bisa ramai-ramai ke BPN untuk menyelesaikan persoalan ini. Menurut kami BPN lah yang harus bertanggung jawab, karena dia yang menyebut sebagian desa kami masuk HGU” ungkap Firman K. Sementara dalam pertemuan itu, salah seorang warga membuka salinan peta pelepasan kawasan […]

  • Fikri Faqih Minta Guru Swasta Lebih Diperhatikan dan Perguruan Tinggi Disetarakan

    Fikri Faqih Minta Guru Swasta Lebih Diperhatikan dan Perguruan Tinggi Disetarakan

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Dari sisi fasilitas, Perguruan tinggi agama, terutama yang swasta, seringkali memiliki fasilitas yang kurang memadai dibandingkan dengan perguruan tinggi umum negeri. Penyetaraan fasilitas ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan modern bagi mahasiswa. “Kemudian Ketersediaan beasiswa bagi mahasiswa perguruan tinggi agama juga perlu ditingkatkan. Banyak mahasiswa berpotensi dari keluarga kurang mampu yang terkendala […]

expand_less