“Semua kegiatan ini adalah sebagai dukungan untuk Polman sebagai daerah dengan 100 event, saya juga janji Minggu pertama di bulan Oktober akan ada pagelaran ekspresi sebagai rangkaian dari kirab pemuda nasional, karena pemerintah pusat telah menunjuk Polman sebagai titik singgah. Dan menjelang hari jadi Polman, akan diadakan festival budaya Polman yang dirangkaikan dengan pasar raya. Untuk itu terimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi, dan telah menjaga slogan Polman yang aman, nyaman dan menawan, terimakasih juga kepada seluruh komunitas masyarakat dan group kesenian yang telah berpartisipasi, baik di luar dan dalam negeri,” tandasnya.
Perwakilan dari President CIOFF indonesia, Amar Aprizal turut menyampaikan, event pifaf 2018 tersebut lebih besar, dan hebat dari tahun lalu. Terbukti dengan rangkaian acara yang semakin matang dan penyambutan tamu luar yang semakin meriah.
“Tidak mudah menjadikan festival budaya menjadi festival internasional, tapi Polman bisa mewujudkan ini. CIOFF Indonesia sangat bangga menjadi partner, kami berharap agar rangkaian kegiatan berjalan lancar, dan kami yakin ini bisa menjadi ajang memperkenalkan budaya Mandar ke dunia,” pungkas Aprizal.
Perwakilan dari Kementrian Pariwisata, Afrida yang juga turut mendukung perhelatan tersebut berkata, Polman mempunyai potensi wisata bahari, wisata budaya dan kerajinan yang dapat ditingkatkan dan menunjang nilai ekonomi masyarakat. Saat ini sektor pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar kedua, pariwisata juga punya karakteristik termasuk pelestarian alam dan budaya, semakin dilestarikan semakin mensejahterakan.
“Event ini merupakan cara yang efektif untuk promosi pariwisata yang akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Event ini juga mempunyai manfaat ganda, yaitu memperkenalkan destinasi wisata dan memotivasi masyarakat untuk mengembangkan kreatifitas dan membangkitkan kesenian budaya lokal. Terbukti sejak adanya pifaf, sanggar kesenian di Polman tumbuh dari delapan menjadi 30 sanggar, selamat kepada Kepala Dinas Pariwisata Polman. Saya yakin Polman bisa menjadi the most visited destination kedepannya,” tutur Afrida.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Sulbar yang juga merupakan anggota DPR RI, Andi Ruskati Ali Baal, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Arman Salimin dan Haris Halim Dinding, Kapolda Sulbar, Brigjen Polisi.Baharuddin Djafar , para bupati sebagai Sulbar, Ketua dan anggota DPRD Polman, unsur Forkopimda Polman, para pimpinan grup kesenian dari Kroasia, Meksiko, Polandia, China, Taiwan, Latvia, dan Thailand, pimpinan OPD Sulbar, OPD Polman, tokoh masyarakat, tokoh adat, para budayawan, para seniman, perwakilan kementrian pariwisata RI, dan undangan lain. (Kominfo/Fadilah/*)