Sementara terkait persiapan menyambut tatanan new normal, Ketua Gugus Tugas Kabupaten itu menyampaikan ada beberapa hal yang menjadi perhatian dan mesti dilakukan oleh masyarakat.
Diantaranya, masyarakat mesti benar-benar disipilin menjalankan sosial distancing (jaga jarak), memakai masker, rajin mencuci tangan, serta membiasakan pola hidup sehat.
” Walaupun daerah kita belum menjadi bagian diterapkannya tatanan new normal, namun kita perlu bersiap diri. Jadi dengan tatanan new normal, kita diharuskan hidup berdampingan dengan Covid-19. Jika kita tidak menaati beberapa anjuran kesehatan yang disampaikan oleh pemerintah maka Covid-19 pasti mengancam nyawa kita. Kita harus disiplin” imbuhnya.
Kemudian, masyarakat juga diminta mulai memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan tidur lainnya, untuk menanam tanaman bahan pangan, mengantisipasi krisis pangan yang tengah mengancam dunia.
” Uang bantuan yang diberikan harus dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, jangan membelanjakan untuk yang lain-lain. Kita semua belum tahu kapan wabah ini berakhir” terangnya.(has)