Ini Cara Bantu ASI Tetap Lancar bagi Ibu yang Berpuasa
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sab, 1 Mei 2021
- comment 0 komentar

3. Pengetahuan tentang ASI
Ketiga, sang ibu dan orang-orang di sekitarnya harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai ASI. Sehingga tahu apa yang harus dilakukan selama proses menyusui.
“Jadi sebelum melahirkan, ibu wajib tahu apa yang harus diperhatikan kerika menyusui. Seperti nutrisi apa saja yang harus terpenuhi,” paparnya.
4. Nutrisi
Dan paling penting menjaga nutrisi yang cukup bagi tubuh di bulan puasa sehingga jumlah dan kualitas ASI yang diproduksi tetap baik. Kalau perlu, ibu juga bisa mengonsumsi suplemen tambahan untuk menjaga produksi ASI.
“Puasa jangan menjadi halangan bagi ibu menyusui. Silakan berpuasa dan tetap menyusui dengan memenuhi gizi yang seimbang, dan jangan lupa banyak minum. Kalau ibu berpuasa tetapi asupannya baik lalu dibantu dengan mengonsumsi suplemen maka tidak ada penurunan kualitas ASI. Bahkan kadar vitamin dalam ASI bisa meningkat,” jelasnya.Menurut Ibu Irene Dwi Sari, Dexa Group.
Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS), para saintis melakukan penemuan terkini dan telah melakukan serangkaian pengujian dan memprosesnya dengan teknologi modern tanaman katuk, torbangun, serta ikan gabus menghasilkan produk suplemen herbal ASIMOR untuk ibu menyusui yang merupakan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI).
“Kandungan ASIMOR yang berperan sebagai makanan pelancar ASI yang terdiri dari daun katuk, memberikan peningkatan signifikan dalam ekspresi gen prolaktin dan oksitosin, yaitu hormon yang berperan penting dalam proses menyusui sehingga membuat produksi ASI melimpah. Daun Torbangun dapat meningkatkan sel epitel dan metabolisme kelenjar susu sehingga ASI meningkat 65% tanpa mengubah kualitas gizi susu dan manfaat Ikan Gabus dapat meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin, sehingga produksi ASI meningkat, mempercepat penyembuhan setelah operasi caesar, mempercepat pemulihan dan kekuatan wanita pasca melahirkan serta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” papar Irene.
Source: Fimela
- Penulis: Ekspos Sulbar
